Kebiasaan Sehari-hari yang Tanpa Disadari Bisa Merusak Kesehatan Lutut
- Freepik
VIVA – Masalah lutut dapat dialami oleh siapa saja, bukan hanya kelompok lanjut usia. Nyeri, kekakuan, pembengkakan, hingga keterbatasan gerak pada lutut bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, mulai dari berjalan, naik tangga, berdiri dalam waktu lama, hingga berolahraga.
Lutut merupakan salah satu sendi yang bekerja keras menopang berat tubuh dan membantu manusia bergerak. Karena digunakan hampir sepanjang hari, berbagai kebiasaan yang dilakukan secara berulang tanpa disadari dapat meningkatkan beban pada sendi.Â
Jika tidak diperhatikan, kondisi tersebut berpotensi memperburuk keluhan yang sudah ada atau memengaruhi fungsi lutut dalam jangka panjang.
Lantas, kebiasaan apa saja yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan lutut?
1. Membiarkan Berat Badan Terus Bertambah
Berat badan menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi beban kerja lutut. Semakin besar berat yang harus ditopang, semakin besar pula tekanan yang diterima sendi saat seseorang berdiri, berjalan, atau melakukan aktivitas fisik.
Karena itu, menjaga berat badan tetap sesuai dengan kondisi tubuh menjadi salah satu langkah penting dalam mengurangi beban berlebih pada lutut. Perubahan berat badan sebaiknya tetap dilakukan melalui pola makan seimbang dan aktivitas fisik yang sesuai dengan kemampuan.
2. Terlalu Lama Tidak Bergerak
Kurang bergerak juga bukan kebiasaan yang baik bagi kesehatan lutut. Duduk terlalu lama dapat membuat tubuh menjadi kaku, sementara otot-otot yang berperan menopang dan menstabilkan sendi perlu tetap digunakan secara teratur.
Aktivitas fisik ringan yang dilakukan secara rutin dapat membantu menjaga mobilitas tubuh. Namun, jenis dan intensitas olahraga perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing, terutama bagi orang yang sudah mengalami nyeri atau gangguan pada lutut.
3. Memaksakan Aktivitas Saat Lutut Sudah Nyeri
Banyak orang memilih tetap beraktivitas meski lutut sudah terasa sakit. Padahal, nyeri yang muncul berulang atau semakin berat perlu menjadi perhatian.
Memaksakan aktivitas tertentu tanpa mengetahui penyebab keluhan berisiko memperburuk kondisi. Jika nyeri tidak membaik, muncul pembengkakan, lutut terasa tidak stabil, atau aktivitas sehari-hari mulai terganggu, pemeriksaan medis dapat membantu mengetahui kondisi yang mendasarinya.