Rumah Terasa Sempit dan Membosankan? 5 Trik Desain Ini Bisa Jadi Solusinya

Ilustrasi rumah/hunian.
Sumber :
  • Freepik/vanitjan

VIVA – Rumah yang nyaman tidak selalu identik dengan hunian berukuran besar atau dipenuhi furnitur mahal. Justru, cara mengatur ruang dan menyesuaikannya dengan kebiasaan penghuni menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kualitas hidup di dalam rumah.

img_title Penyidikan TPPU Indosterling Rp1,8 Triliun Rampung, Bareskrim Sita 8 Tanah dan 5 Mobil

Di tengah rutinitas yang semakin padat, rumah juga dituntut memiliki fungsi yang lebih beragam. Satu ruang bisa menjadi tempat bekerja, berkumpul bersama keluarga, beristirahat, hingga mencari ketenangan setelah seharian beraktivitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, desain interior saat ini semakin banyak diarahkan pada pengalaman penghuninya. Bukan sekadar terlihat menarik ketika difoto, tetapi juga mampu membuat orang merasa nyaman ketika benar-benar tinggal di dalamnya.

img_title Status Belum Layak KPR Jadi Kendala Pelaku UMKM dan Gen Z Punya Rumah, Simak Strateginya

Berikut beberapa hal yang bisa diperhatikan ketika ingin menciptakan hunian yang lebih nyaman.

1. Sisakan Ruang untuk Bersantai dan Menenangkan Diri

img_title Realisasi FLPP hingga 1 September 2026 Baru 40,3 Persen, BP Tapera Pede Tenor 40 Tahun Dongkrak Penyerapan

Kesibukan sehari-hari membuat seseorang membutuhkan tempat untuk beristirahat secara mental, bukan hanya secara fisik.

Tidak harus menyediakan ruangan khusus. Sebuah sudut dekat jendela, kursi baca, balkon kecil, atau area dengan pencahayaan lembut bisa dimanfaatkan sebagai ruang personal.

Konsep seperti ini membuat rumah tidak hanya berfungsi sebagai tempat beraktivitas, tetapi juga memberikan kesempatan bagi penghuninya untuk berhenti sejenak dari rutinitas.

2. Jangan Biarkan Sudut Rumah Menjadi Area yang Terabaikan

Sudut ruangan kerap menjadi bagian rumah yang sulit dimanfaatkan. Padahal, dengan perencanaan yang tepat, area tersebut bisa menjadi salah satu bagian paling menarik dari hunian.

Bukaan pada area sudut misalnya, dapat membuat dua ruang terasa lebih terhubung. Ketika dibuka, area tersebut juga bisa memberikan kesan lebih luas dan memaksimalkan pandangan ke luar.

Pendekatan ini cocok diterapkan pada rumah dengan konsep ruang terbuka, terutama bagi penghuni yang ingin menciptakan hubungan lebih kuat antara ruang dalam dan area luar.

3. Perhatikan Cahaya, Udara, dan Kebisingan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kenyamanan rumah tidak hanya ditentukan oleh pilihan sofa atau warna dinding. Faktor seperti pencahayaan, sirkulasi udara, dan tingkat kebisingan juga berpengaruh terhadap suasana sebuah ruangan.

Jendela dan bukaan dapat menjadi bagian penting dalam mengatur ketiga aspek tersebut. Penempatan serta ukurannya perlu disesuaikan dengan arah datangnya cahaya, kondisi lingkungan sekitar, dan kebutuhan masing-masing ruangan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut