Bukan Sekadar Benefit, Begini Cara Membangun Keterlibatan Karyawan
- Freepik
VIVA – Keterlibatan karyawan tidak hanya dibangun melalui benefit dan fasilitas kerja. Perusahaan juga perlu memahami kebutuhan karyawan, mengenali potensi mereka, serta menciptakan ruang untuk berkembang. Pendekatan berbasis data menjadi salah satu cara untuk memahami hal tersebut.
PT Global Talentlytica Indonesia menerapkan pendekatan tersebut dalam mengelola tim internalnya. Perusahaan yang bergerak sebagai HR Strategic Partner itu menggunakan data untuk membaca tingkat kepuasan dan komitmen karyawan sekaligus menentukan tindak lanjut yang diperlukan.
Pendekatan tersebut mendapat pengakuan dalam Stellar Workplace Award 2026 yang diselenggarakan Kontan Business & Investment Media bersama GML Performance Consulting. Talentlytica memperoleh dua penghargaan, yakni Stellar Workplace Recognition in Employee Commitment dan Stellar Workplace Recognition in Employee Satisfaction.
Founder & CEO Talentlytica Aswin Januarsjaf mengatakan pendekatan berbasis data yang diterapkan di internal perusahaan sejalan dengan prinsip yang selama ini ditawarkan kepada klien.
“Kami percaya bahwa cara terbaik untuk meyakinkan klien adalah dengan membuktikannya lebih dulu di dalam. Penghargaan ini menegaskan bahwa pendekatan berbasis data yang kami tawarkan kepada klien juga menjadi fondasi cara kami membangun tim sendiri,” ujar Aswin.
Menurutnya, keterlibatan karyawan dibangun melalui sistem yang membuat perusahaan mampu mengenali potensi individu, memberikan pengembangan yang relevan, serta menciptakan budaya kolaborasi.
Chief of Marketing & Customer Success Talentlytica Ahmad Fachrur Rivai menilai data menjadi penting ketika hasil pengukuran karyawan tidak berhenti sebagai angka.
“Yang dicari klien bukan sekadar skor asesmen, tetapi dampaknya pada bisnis. Ketika keterlibatan karyawan bisa dibaca lewat data lalu ditindaklanjuti, di situ ia mulai berkorelasi dengan produktivitas dan retensi,” ujar Ahmad yang akrab disapa Alul.
Dengan pendekatan tersebut, employee engagement dipandang bukan sekadar program tambahan, melainkan bagian dari pengelolaan talenta yang perlu diukur dan ditindaklanjuti. Prinsip itu juga menjadi bagian dari layanan Talentlytica dalam membantu organisasi mengambil keputusan terkait rekrutmen, pengembangan hingga perencanaan suksesi..