Sering Sesak dan Mudah Lelah, Kenali Tanda-tanda Gagal Jantung

Ilustrasi Jantung
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Gagal jantung merupakan kondisi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara optimal untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Kondisi ini dapat berkembang secara bertahap dan menyebabkan berbagai keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Dua gejala yang cukup umum adalah sesak napas dan mudah lelah, terutama ketika seseorang melakukan aktivitas fisik.

img_title Merasa Sehat tapi Tiba-tiba Kena Serangan Jantung, Dokter Ungkap Penyebabnya

Sesak dapat terjadi karena kemampuan jantung dalam memompa darah menurun sehingga terjadi penumpukan cairan, termasuk di paru-paru. Akibatnya, penderita dapat merasa napas lebih pendek atau berat ketika berjalan, menaiki tangga, maupun melakukan aktivitas yang sebelumnya dapat dilakukan tanpa masalah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, rasa lelah yang berlebihan dapat muncul karena aliran darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke jaringan tubuh tidak berjalan seoptimal kondisi normal. Tubuh kemudian lebih cepat kehilangan energi. Pada kondisi yang semakin berat, aktivitas ringan sekalipun dapat membuat penderita merasa kelelahan atau kehabisan napas.

img_title 4 Buah yang Bisa Membantu Menjaga Kesehatan Jantung, Tekanan Darah dan Kolesterol

Selain sesak dan mudah lelah, gagal jantung juga dapat ditandai dengan pembengkakan pada kaki atau pergelangan kaki akibat penumpukan cairan. Sebagian penderita juga dapat mengalami jantung berdebar, batuk yang memburuk pada malam hari, peningkatan berat badan akibat retensi cairan, hingga kesulitan bernapas ketika berbaring.

Gagal jantung dapat berkaitan dengan berbagai masalah pada sistem kardiovaskular. Tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, gangguan pada katup jantung, serta kondisi lain yang membuat jantung bekerja lebih keras dapat berkontribusi terhadap melemahnya fungsi jantung. Karena itu, faktor risiko dan penyakit yang mendasari perlu dikenali serta ditangani untuk membantu mencegah kondisi berkembang menjadi lebih berat.

img_title Terjawab! Penyebab Sutrimo Tewas karena Penyakit Jantung Iskemik, Busa Putih dari Mulutnya Ternyata karena Hal Ini

Ketika fungsi jantung semakin menurun, kondisi tersebut dapat masuk ke tahap gagal jantung stadium lanjut. Pada tahap ini, keluhan dapat semakin berat dan mengganggu kemampuan seseorang menjalani aktivitas sehari-hari. Penanganannya juga dapat membutuhkan pemantauan serta terapi yang lebih kompleks, terutama apabila terapi medis yang sebelumnya diberikan tidak lagi memberikan hasil yang memadai.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 Kementerian Kesehatan RI, prevalensi penyakit jantung berdasarkan diagnosis dokter mencapai 0,85 persen secara nasional atau diperkirakan setara dengan sekitar 2,4 juta penduduk Indonesia. Kementerian Kesehatan juga mencatat penyakit jantung sebagai salah satu penyebab utama kematian dan disabilitas di Indonesia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut