Ada Langkah Penting agar Karya Lokal Makin Mendunia

Ilustrasi Film
Sumber :
  • REUTERS/Fred Prouser

3. Meningkatkan kualitas talenta dan produksi

img_title Menko Cak Imin Tegaskan Sinergi Pemerintah dan Media Buka Akses Pasar bagi Ekonomi Lokal

Ide yang menarik perlu didukung kemampuan teknis dan profesional. Penulis skenario, ilustrator, animator, pengembang gim, sutradara, editor, hingga tenaga pemasaran memiliki peran penting dalam menghasilkan karya yang mampu bersaing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peningkatan keterampilan dapat dilakukan melalui pendidikan, pelatihan, lokakarya, kolaborasi lintas disiplin, dan pengalaman bekerja dalam proyek nyata. Kreator juga perlu mengikuti perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan secara bertanggung jawab untuk mendukung proses produksi.

img_title Bank Indonesia Dorong Transaksi Negara Anggota BRICS Pakai Mata Uang Lokal

Pada April 2026, Kementerian Ekonomi Kreatif menekankan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri untuk memperkuat talenta serta mempercepat pengembangan dan komersialisasi kekayaan intelektual. 

Kolaborasi seperti ini penting agar kreator tidak hanya mampu menghasilkan ide, tetapi juga memahami proses produksi, kebutuhan audiens, dan model bisnis yang berkelanjutan.

img_title Mendag Busan Sebut 60 Persen Produk Lokal dan UMKM Sudah Dijual di Ritel Modern

4. Membuka akses ke pasar global

Karya yang berkualitas membutuhkan jalur distribusi yang tepat. Platform digital, festival film internasional, pameran industri kreatif, pasar gim, serta kerja sama dengan studio luar negeri dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan karya Indonesia kepada audiens baru.

Kreator perlu menyiapkan portofolio profesional, materi promosi berbahasa asing, serta informasi hak distribusi yang jelas. Penyesuaian bahasa melalui takarir atau sulih suara juga dapat membantu karya menjangkau penonton dari negara berbeda.

Selain itu, pertemuan bisnis atau business matching memungkinkan kreator bertemu calon mitra, penerbit, distributor, dan investor. Kementerian Ekonomi Kreatif menyebut kolaborasi dan perluasan jejaring industri sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem kekayaan intelektual lokal. 

Meski demikian, menembus pasar global bukan sekadar mengunggah konten ke internet. Kreator perlu memahami kebiasaan audiens, aturan distribusi, potensi pasar, serta kesepakatan kerja sama agar karya dapat berkembang secara berkelanjutan.

5. Membangun bisnis kreatif yang berkelanjutan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karya yang mendunia juga perlu memberikan manfaat ekonomi kepada penciptanya. Karena itu, pelaku industri perlu merancang sumber pendapatan sejak awal, misalnya melalui lisensi, penjualan hak adaptasi, distribusi konten, penjualan produk turunan, atau kerja sama komersial.

Perjanjian dengan mitra harus menjelaskan kepemilikan hak cipta, pembagian pendapatan, wilayah pemasaran, dan jangka waktu pemanfaatan karya. Langkah tersebut membantu mengurangi risiko sengketa sekaligus menjaga hak kreator.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut