Ada Youtube dan Layanan Streaming, Apa Kabar Televisi?
- REUTERS/Kham
VIVA – Era digital seperti saat ini, memang telah memberikan banyak kemudahan pada masyarakat. Termasuk dalam urusan menonton tayangan hiburan, baik film atau pun serial.
Terlebih juga sekarang semakin banyak penyedia layanan streaming dan media sosial yang menampilkan berbagai macam konten hiburan yang cukup digandrungi kaum muda. Soal jumlah dan jenis tayangan yang ditampilkan tidak perlu ditanyakan lagi. Baik layanan streaming atau pun media sosial seperti Youtube saat ini memiliki setidaknya sekitar 10.000 konten tontonan yang bisa diakses kapanpun dimanapun.
Tentu ini memberikan banyak pilihan pada masyarakat dalam hal menikmati konten tontonan yang mereka inginkan. Lalu, bagaimana dengan nasib televisi saat ini? Bagaimana dengan program-program hiburan yang ditayangkan oleh stasiun televisi lokal? Siapa saja pemirsa mereka?
Semua pertanyaan diatas, mungkin tidak akan terjawab tuntas dalam artikel ini.
Namun, tidak ada salahnya jika kita sedikit mengulas seperti apa perkembangan platform digital dan media sosial saat ini serta bagaimana pengaruhnya bagi media konvensional seperti televisi.
Pertumbuhan angka viewership Youtube
Di awal tahun lalu, Youtube mengumumkan bahwa para penggunanya di seluruh dunia menghabiskan 1 miliar jam setiap hari untuk menonton video. Meski masih terpaut jauh dibandingkan TV yang disaksikan selama 1,25 miliar jam di wilayah Amerika Serikat, namun menurut data Nielsen di periode yang sama seperti dilansir CNBC, angka viewership Youtube itu sudah meningkat hingga 10 kali lipat dibandingkan lima tahun sebelumnya pada 2012. Durasi waktu menonton di Youtube juga cenderung terus meningkat, sementara TV sebaliknya.
Menonton siaran televisi sekarang bisa secara streaming
Istilah “menonton televisi” biasanya diasosiasikan dengan praktik duduk manis sambil memegang remot. Jika ada tayangan tertentu yang diminati, kita akan menunggu jam tayang tertentu pula. Kini, perkembangan teknologi komunikasi membuat pemahaman tradisional tersebut harus digeser. Saat ini, orang memposisikan televisi sama seperti buku, bisa dibuka atau dibaca kapan saja di mana saja.
Menurut Ishadi SK, Ketua Umum Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), menonton siaran televisi secara streaming memang menjadi pilihan bagi kaum muda.