Gojek Mulai Rekrut Driver di Vietnam

Helm khas Gojek
Sumber :
  • REUTERS/Beawiharta

VIVA – Gojek diperkirakan akan masuk ke Vietnam sebagai tanda bisnisnya melebar ke regional Asia Tenggara. Dilansir situs Deal Street Asia, Senin, 5 Maret 2018, seorang sumber menyatakan perusahaan transportasi online ini telah berada pada tahap proses perekrutan driver di Vietnam. 

img_title Menhub Dudy Dorong Aplikator Layanan Ride Hailing Terus Tingkatkan Kesejahteraan Mitra Driver

Dengan populasi mencapai 93 juta dan terdapat 45 juta memiliki motor, Vietnam adalah pasar terbaik untuk ojek online itu. Dibandingkan dengan Singapura dan Malaysia, Vietnam juga membuat pengeluaran untuk expansi Gojek jauh lebih rendah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun sampai saat ini, pihak Gojek enggan berkomentar tentang kabar tersebut. 

img_title Tarif Potongan Ojek Online Kini 8 Persen, Driver Mengaku Pendapatan Tak Berubah

Masuknya Gojek ke Vietnam akan meramaikan persaingan transportasi online di sana. Uber dan Grab telah masuk lebih dulu kesana dan mendominasi pasar transportasi berbasis aplikasi. 

Sedangkan masyarakat lokal Vietnam juga mulai membangun startup sendiri. Perusahaan telekomunikasi lokal Viettel Telecom telah menandatangani sebuah perjanjian kerjasama untuk membeli 30 persen startup Vietnam Gonow. Mereka akan ikut berkompetisi dengan pasar transportasi online, namun berfokus pada penyewaan mobil untuk perjalanan wisata dan antar povinsi. 

img_title Gojek Berlakukan Biaya Pembatalan GoCar Rp3.000, Simak Aturan Lengkapnya

Oktober tahun lalu, Co Founder dan CEO Gojek Nadiem Makarim mengumumkan untuk memulai beroperasi di 4 negara ASEAN lain, walaupun enggan menyebutkan negara mana saja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juga di akhir tahun lalu dikabarkan bahwa Filipina akan menjadi negara pertama Gojek mulai beroperasi di luar Indonesia. Situs Reuters juga menyatakan bahwa seluruh negara Asia Tenggara akan dijajaki Gojek sekitar 3, 6 hingga 12 bulan ke depan. 

Beberapa penyedia ride sharing di Vietnam seperti 123Xe Vivu, Rada, iMove dan Go-ixe. Kabar lainnya, pelebaran sayap ke Vietnam ini juga sekaligus akan menjadi kesempatan bagi Gojek untuk mengembangkan Gopay, mengingat belum ada platform besar terkait fintech di negara ini.

Direktur Utama (Dirut) PT KAI, Bobby Rasyidin

Perkuat Ekosistem Transportasi Terintegrasi di Kota Bogor, PT KAI Gandeng Pemkot Bogor serta Gojek & Gopay

PT KAI menegaskan komitmen untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan ekosistem transportasi terintegrasi di Kota Bogor, bersama Pemkot Bogor, Gojek, dan Gopay.

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut