Sindiran Bos Snapchat: Sebaiknya Facebook Jiplak Kami

Snapchat - aplikasi sosial media
Sumber :
  • REUTERS/Dado Ruvic

VIVA – Dalam acara Code Conference, pendiri Snapchat, Evan Spiegel buka suara soal Facebook yang mencoba meniru beberapa fitur dari platform miliknya. Bos Snapchat itu mengungkapkan hal menarik, ternyata yang lebih peduli terhadap yang dilakukan Facebook adalah istrinya, Miranda Kerr dibanding dirinya.

img_title Meta Nonaktifkan Ratusan Ribu Akun, Facebook Jadi Sorotan!

Sambil bercanda, Spiegel menyatakan, sebaiknya media sosial milik Mark Zuckerberg itu juga meniru cara Snapchat memproteksi data penggunanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami akan sangat menghargai jika mereka juga menyalin cara kami memproteksi data," ujar Spiegel dilansir situs The Verge, Rabu 30 Mei 2018. 

img_title 9 Juta Akun TikTok Anak Dinonaktifkan, Instagram 85 Ribu-Facebook 99 Ribu

Snapchat mengumpulkan lebih sedikit data daripada yang terjadi pada skandal Facebook dan Cambridge Analytica tersebut. Walaupun pada dasarnya sama memperbolehkan pengiklan menargetkan berdasarkan kriteria demografi pengguna, namun Snapchat tak pernah menawarkan fitur lengkap antarmuka pemprograman aplikasi (API) yang memperbolehkan pihak luar mengoleksi data teman penggunanya. 

Spiegel melihat apa yang dilakukan Facebook saat ini dari mata seorang desainer. 

img_title Meta Sok-sokan Jadi Polisi Malam: Batasi Remaja di Facebook dan Instagram tapi Ancam Data Pribadi Pengguna

"Jika Anda mendesain sesuatu yang sangat sederhana dan elegan, hanya satu hal yang bisa dilakukan orang lain yaitu menyalinnya sama persis. Sebagai desainer merupakan hal paling fantastis di dunia," ujarnya. 

Facebook dituding menjiplak Snapchat dari Facebook Stories dan lensa Augmented Reality. (mus)
 

ilustrasi gambar mobil Ford Mustang Dark Horse

Apes Banget, Beli Mobil di Facebook yang Datang Malah Hasil Curian

Ayah dan anak di Pennsylvania diduga menjual 12 mobil curian lewat Marketplace Facebook. Banyak kendaraan yang dijual mencapai Rp9 miliar dengan dokumen palsu.

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut