Hacker Sukses Curi Ratusan Galon Bensin

Ilustrasi buzzer.
Sumber :
  • www.pixabay.com/tookapic

VIVA – Peretas atau hacker tidak hanya mengincar uang dan dokumen yang sifatnya sangat rahasia, tetapi juga bensin.

img_title Jangan Percaya Ada yang Ngaku-ngaku Perekrut BUMN atau Tech Titan di LinkedIn

Berdasarkan laporan Kepolisian Detroit, Amerika Serikat, mereka sedang mengejar dua orang tersangka yang diduga mencuri 600 galon bensin dengan cara mereras sebuah pom bensin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengutip situs Ubergizmo, Selasa, 10 Juli 2018, nilai kerugian yang diakibatkan dari pencurian ini mencapai US$1.800 atau sekitar Rp25 juta.

img_title AI Sekarang bisa Meretas dalam 31 Detik Tanpa Bantuan Manusia

Pencurian terjadi pada Sabtu, 23 Juni lalu, pukul 13.00 waktu setempat dan berlangsung selama hampir 90 menit.

Petugas pom bensin tidak dapat melakukan apa pun untuk menghentikan para peretas. Aparat kepolisian meyakini bahwa setidaknya 10 mobil mengambil keuntungan dari pompa bensin yang mengalir bebas.

img_title Masih Ingat Gary McKinnon? Hacker yang Pernah Menghebohkan Pentagon dan NASA Kini Jadi Produser Musik

Namun, mereka masih belum mengetahui dengan jelas tentang bagaimana proses pencurian terjadi. Polisi menduga para peretas ini memakai alat jarak jauh untuk mengambil kendali pom bensin dari petugas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, peretas juga mampu mencegah petugas menutup selang nozzle ke dispenser pompa bensin. Aparat mengklaim mereka menargetkan software atau perangkat lunak yang dipakai di pompa bensin.

Belum diketahui jenis alat apa yang dipakai dan bagaimana mencegah supaya tidak pom bensin lain tidak menjadi korban berikutnya. (ann)

Hacker / serangan siber.

Uni Eropa Resmi Wajibkan Laporan Serangan Siber dalam 24 Jam

Komisi Uni Eropa Bersama Badan Keamanan Siber Uni Eropa (ENISA) mengatakan aturan baru yang mewajibkan pelaporan serangan siber dan kerentanan mulai berlaku 11 September.

img_title
VIVA.co.id
12 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut