Ganti Kepengurusan, Anggota ATSI Berkurang Dua

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Amal Nur Ngazis

VIVA – Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia atau ATSI telah menetapkan kepengurusan baru dalam Rapat Umum Anggota untuk periode 2018-2021.

img_title Pemimpin Pasar Telekomunikasi Global Dukung Ekonomi Digital Indonesia

Ketua umum ATSI yang baru adalah Ririek Adriansyah, sedangkan, Merza Fachys yang sebelumnya menjadi Ketua Umum, kini menjabat Wakil Ketua Umum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ririek berasal dari Telkomsel, sementara Merza dari Smartfren. Dalam sambutannya, Ririek menyatakan, di bawah kepengurusannya, ATSI harus mampu memperkuat industri telekomunikasi dan digital Indonesia.

img_title Industri Telekomunikasi 2023: Tetap Optimis meski Tidak Baik-baik Saja

"Kami ingin ATSI dengan semangat dan kepengurusan baru ini akan mampu mengantisipasi gelombang perubahan yang terjadi secara pesat di industri telekomunikasi dan digital," kata dia, dalam keterangannya, Jumat, 13 Juli 2018.

Ia melanjutkan akan bersama-sama memperkuat industri telekomunikasi yang sangat dinamis ini agar bisa memberikan kontribusi lebih besar serta mengembangkan layanan digital, sehingga industri ini menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

img_title Industri Telekomunikasi, E-Commerce hingga Edutech Kumpul Bahas 4 Pilar

Kepengurusan baru ini berlangsung di kantor ATSI, Jakarta, pada Kamis, 12 Juli kemarin. Adapun, posisi Sekretaris Jenderal ATSI yang baru berasal dari XL Axiata yaitu Marwan O. Baasir. Sedangkan, Herfini (Indosat) menjabat posisi Bendahara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ririek menambahkan, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga juga disepakati dalam RUA 2018-2021. Kedua anggaran tersebut akan berhubungan langsung dengan visi yang terkait keterlibatan industri telekomunikasi di dunia digital.

Selain itu, RUA menyetujui dua operator telekomunikasi, Bakrie Telecom dan Pasifik Satelit Nusantara (PSN), keluar dari keanggotaan ATSI.

Layanan platform OTT (over the top).

Indonesia Diminta Belajar dari Inggris dan Turki

Indonesia bisa belajar dari Austria, Prancis, Hungaria, Italia, Portugal, Spanyol, Turki, dan Inggris yang telah menerapkan Digital Services Task (DST) untuk layanan OTT.

img_title
VIVA.co.id
28 Desember 2023
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut