Platform Favorit Pengguna, Instagram Teratas dan Twitter Terpuruk

Instagram.
Sumber :
  • akillitelefon.com

VIVA – Instagram masih menjadi pilihan pengguna atau user platform media sosial dari seluruh dunia. Platform milik Facebook itu berada di posisi teratas dengan 300 juta pengguna. Sedangkan Twitter, merupakan platform yang makin ditinggal, karena hanya bertambah 33 juta pengguna.

img_title Polisi Ungkap 2 Akun Instagram Lain yang Mobilisasi Pelajar untuk Aksi Rusuh

Mengutip situs Business Insider, Kamis, 9 Agustus 2018, berdasarkan grafik dari Statistika, Facebook dan WhatsApp menguntit di bawah Instagram dengan masing-masing berhasil menarik 228 juta pengguna dan 200 juta pengguna. Adapun pertumbuhan pengguna Snapchat masih lebih baik dari Twitter, yaitu sekitar 188 juta pengguna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, Snapchat masih menjadi platform andalan di kalangan para remaja. Masih banyak pengguna yang menggunakan Snapchat, lantaran menyediakan banyak efek bergerak yang menarik.

img_title Meta Sok-sokan Jadi Polisi Malam: Batasi Remaja di Facebook dan Instagram tapi Ancam Data Pribadi Pengguna

Namun, kurangnya popularitas di luar demografi nampaknya menjadi penyebab bisnis Snapchat 'berjalan di tempat'. Khusus Twitter, pada 2015, berhasil memiliki 302 juta pengguna. Tetapi, hingga grafik ini ditayangkan, platform milik Jack Dorsey tersebut penggunanya hanya bertambah sekitar 33 juta selama kurun waktu tiga tahun.

Tak hanya Twitter, Snapchat mengakui jika penggunanya semakin menurun sejak kehadiran media sosial Instagram. Jumlah pengguna Snapchat stagnan sehingga berimbas ke pendapatan yang kian menurun pada akhir tahun lalu.

img_title Kabar Baik buat Content Creator Indonesia

Sebuah laporan dari jaringan berita live streaming, Cheddar menyebutkan, mau tidak mau, Snapchat harus berinovasi agar pengguna mereka kembali. Mereka juga menyatakan, Snapchat kini tengah menggenjot sumber daya mereka untuk membuat inovasi baru.

TikTok.

9 Juta Akun TikTok Anak Dinonaktifkan, Instagram 85 Ribu-Facebook 99 Ribu

Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan, pemerintah tidak hanya melihat jumlah akun anak yang telah dinonaktifkan oleh platform sebagai ukuran kepatuhan terhadap PP Tunas.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut