Cara Hacker Curi Dokumen Rahasia Perusahaan, Pakai Software Mining

Ilustrasi hacker.
Sumber :
  • The Hacker News

VIVA – Para penjahat dunia siber memanfaatkan perangkat lunak untuk menambang atau software mining untuk mencuri dokumen rahasia perusahaan. Sebab, para peretas atau hacker ini menyadari bahwa harga mata uang digital atau cryptocurrency sedang jatuh.

img_title Jangan Percaya Ada yang Ngaku-ngaku Perekrut BUMN atau Tech Titan di LinkedIn

"Mereka (hacker) bisa masuk dan langsung mencuri dokumen atau suatu temuan atau hak kekayaan intelektual. Mereka juga bisa mencuri kredensial dan kemudian pura-pura sebagai CEO, atau mengunduh lebih banyak perangkat lunak, yang menyebabkan kinerja perusahaan anjlok," kata peneliti keamanan siber dari Awake Security, Troy Kent, seperti dikutip CNBC, Senin, 3 Desember 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mengaku tidak yakin apakah peretas sudah menggunakan teknik ini untuk menyerang perusahaan. Namun, ia ingin berbagi hasil penelitiannya itu sehingga para pebisnis dapat berjaga-jaga.

img_title AI Sekarang bisa Meretas dalam 31 Detik Tanpa Bantuan Manusia

"Jika saya bisa melakukannya, apalagi mereka (hacker). Caranya dengan sangat canggih atau tidak. Tergantung dari jenis deteksi yang mereka gunakan. Korban tidak sadar dan menganggapnya sebagai penambang uang digital," paparnya.

Kent juga menuturkan bahwa serangan dimulai seperti cryptojacking, di mana ketika peretas mengambil alih komputer pribadi atau PC korban untuk menambang cryptocurrency demi keuntungan mereka. Karena itu, untuk melindungi diri, Kent mendorong perusahaan mengadopsi metode deteksi yang lebih maju berdasarkan pada perilaku dan solusi analytics.

img_title Masih Ingat Gary McKinnon? Hacker yang Pernah Menghebohkan Pentagon dan NASA Kini Jadi Produser Musik
Hacker / serangan siber.

Uni Eropa Resmi Wajibkan Laporan Serangan Siber dalam 24 Jam

Komisi Uni Eropa Bersama Badan Keamanan Siber Uni Eropa (ENISA) mengatakan aturan baru yang mewajibkan pelaporan serangan siber dan kerentanan mulai berlaku 11 September.

img_title
VIVA.co.id
12 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut