Menanti Gebrakan Tcash Telkomsel di 2019

Telkomsel TCash.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Siti Sarifah Alia

Memang, saat menggunakan Tcash, beberapa layanan yang mereka miliki baru sebatas pembelian pulsa, pembayaran kartu Halo, item/voucher game, donasi, token, pengiriman uang, serta tagihan bulanan seperti pembayaran listrik, air PDAM sampai TV berbayar. Di sisi lain, aplikasi pembayaran milik pesain sudah bisa digunakan untuk bayar parkir, jalan tol, jasa ride sharing, sampai belanja online di berbagai platform ecommerce.

img_title Pacu Adaptasi di Era AI, KAI Dongkrak Layanan Pelanggan via Transformasi Digital

Doni menyadari memang tidak mudah membangun ekosistem use case. Karena itu, kata dia, solusinya adalah standardisasi. Misalnya penggunaan QR Code untuk transaksi. Dalam hal yang satu ini, Tcash pun sudah menerapkan penggunaan teknologi pemindai kode QR. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun begitu, Doni mengakui banyak kelebihan dan keunikan yang dimiliki Tcash sebagai pemain. Selain kekuatan Telkomsel yang berbau plat merah, yang berada di belakangnya, Tcash merupakan emoney satu-satunya milik operator dan sudah lintas operator. 

img_title Strategi Kanopi Hospice Center Manfaatkan Ceruk Pasar Perawatan Hospice & Palliative

Masuk ke Transportasi

"TCash juga disiplin dalam menjaga profitabilitas. Kelihatan sekali dalam penawaran yang tak melibatkan item Telkomsel, mereka disiplin, tak gila-gilaan dalam urusan cashback," katanya.

img_title Pramono: Penanganan Transportasi Jakarta Jauh Lebih Baik dari New York

Beberapa layanan yang mulai dibuka Tcash tahun lalu misalnya pembayaran PBB atau pajak, pembayaran untuk pembuatan atau perpanjangan SIM dan SKCK di Polres Metro Bekasi. Tcash pun sudah mulai merambah ke transportasi. Yang terbaru adalah pembayaran jasa taksi Blue Bird. Penumpang Blue Bird tidak perlu lagi mengeluarkan uang tunai dalam membayar ongkos taksi. Tapi cukup meng-klik aplikasi TCash.

TCASH kerja sama dengan Blue Bird.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak cukup sampai di situ. Chief Executive Officer TCash, Danu Wicaksana menyatakan, keinginannya untuk lebih memperluas lagi layanan aplikasinya ke bisnis transportasi publik lain. Salah satu yang kini sedang didiskusikan adalah Trans Jakarta, Railink, dan CommuterLine (Kereta Listik/KRL). 

"Cuma, memang kita ingin langsung leave forward tidak lagi menggunakan kartu. Pakai QR Code. KRL, penggunaan QR jadi fokus utama kita. Alatnya pun berbeda, kita bilangnya QR Scanner. Jadi, kebayang nanti teman-teman jalan naik KRL tinggal buka smartphone, klik aplikasi Tcash lalu tunjukin QR. Beres," kata Danu kepada Viva.co.id beberapa waktu lalu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut