Google Assistant Punya Fitur Tambahan, Bisa Buat Apa Saja?

Google Assistant.
Sumber :
  • Android Central

VIVA – Raksasa teknologi Amerika Serikat, Google, resmi menambahkan dukungan untuk fitur 'Continued Conversation' di layanan Google Assistant. Ini merupakan salah satu cara agar pengguna tidak terus-menerus mengucapkan "Hai Google" kepada asisten virtualnya. Keduanya bisa terus melakukan percakapan tanpa harus mengatakan itu lagi.

img_title Google Photos atau Drive, Mana yang Lebih Tepat untuk Mengosongkan Memori HP?

Dilansir melalui situs BGR, Minggu 10 Maret 2019, Manajer Produk Google Assistant, Bibo Xu, mengatakan bahwa ini adalah pengaturan opsional yang dapat diaktifkan, serta memungkinkan pengguna melakukan percakapan yang lebih alami dengan asisten virtual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah Anda ucapkan salam ke asisten virtual di awal perintah, maka dia akan tetap aktif dalam waktu yang lama untuk merespons dan menindaklanjuti pertanyaan dari Anda. Jadi pengguna tidak usah sering-sering bilang 'Hai Google'', kata Xu, lewat postingan blog Google.

img_title Google Bikin Gemini Bisa Lembur Berhari-hari

Ia melanjutkan, cara untuk mengaktifkan fitur ini adalah dengan masuk ke pengaturan Google Assistant, kemudian preferensi, dan pilih menu Continued Conversation.

Jika sudah diaktifkan, pengguna cukup menekan tombol Home untuk menggunakan asisten virtual milik Google dalam waktu lama. Xu mengaku juga mengambil kesempatan untuk menambah fitur lain, terkait tampilan cerdas seperti Mode Interpreter.

img_title Apple dan Google Tunduk sama Donald Trump, Ganti nama Danau Ontario jadi Amerika

"Misalnya, pengguna sedang melakukan percakapan dengan beberapa rekan dengan bahasa yang berbeda. Anda bisa meminta tolong Google Assistant untuk menjadi penerjemah," jelas dia.

Perlu diketahui, asisten virtual sudah lumrah hadir di produk teknologi, khususnya smartphone. Selain Google, Apple yang memiliki Siri, Windows dengan Cortana, Amazon dengan Alexa, dan Samsung yang sudah melahirkan Bixby. (asp)

Ilustrasi Google.

Korsel Denda Google dan Apple Rp 866 Miliar

Badan pengawas penyiaran dan telekomunikasi Korea Selatan menyatakan akan menjatuhkan denda gabungan sebesar 63,7 miliar won (Rp866 miliar) kepada Google dan Apple

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut