BBM Undur Diri, Warganet Terjebak Nostalgia

BlackBerry Key²
Sumber :
  • CellphoneS

VIVA – Blackberry Messenger atau akrab disebut BBM, dikabarkan akan menutup layanannya pada akhir Mei 2019. Layanan perpesanan ini pernah populer di tahun 2000-an, dan saat ini usianya diketahui hampir 14 tahun saat akhirnya mereka terpaksa pamit undur diri.

img_title Bill Gates Peringatkan Dampak AI, Ekonomi dan Kehidupan Bisa Berubah dalam 20 Tahun ke Depan

Dikutip dari situs Mirror, Sabtu, 20 April 2019, tutup usia platform ini menjadi sebuah kesedihan bagi warganet dan mereka menumpahkannya di media sosial Twitter. Pengumuman di akun Twitter @BBM ditanggapi oleh @jameskearney12, kurang lebih ia mengatakan bahwa perpesanan instan sembilan tahun lalu ini tidak sama dengan saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"BBM adalah satu platform media sosial dan pesan instan yang paling revolusioner yang pernah dibuat. Saya menggunakannya selama sekolah SMA, ini sangat menyedihkan," tulis yang lainnya.

img_title WhatsApp Mulai Uji Fitur Pesan Terjadwal, Bisa Kirim Otomatis hingga Dua Minggu

Sementara itu, Fiersa Besari yang diketahui sebagai seorang penulis dan penyanyi pada 18 April 2019, juga menulis sebuah tweet di akun Twitter @FiersaBesari, seraya mengenang masa lalu.

"Minta pin, ngobrol, ketemuan, jadi dekat, lalu jadian. Pas bahagia, update status bijak. Pas marahan, ganti DP jadi hitam dan ganti nama jadi titik. Paling kesal dengan Broadcast. Paling sebal kalau di-ping. Tapi, semua tinggal kenangan. Terima kasih perjalanannya, BBM," tulisnya. 

img_title Eks Kadis Kominfo Sulut dan Mantan Pejabatnya Ditahan, Terseret Kasus Korupsi Dana Publikasi Media

Blackberry mengaku telah berusaha keras untuk mempertahan platform. Pada 2013 mereka bahkan merilis aplikasi di iOS dan BBM, namun mereka tidak lantas menjadi populer. Perusahaan menjelaskan telah berupaya untuk menghidupkan kembali layanan, guna menjadikannya pesan instan yang paling banyak disukai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mencurahkan hati kamI untuk mewujudkan hal ini, dan kami bangga dengan apa yang telah kami bangun hingga saat ini. Namun industri teknologi sudah sangat sulit, pengguna telah pindah ke platform lain," kata perusahaan, mengutip dari pernyataan di blog resmi.

Meski sedih untuk mengakuinya, Blackberry tetap harus mengucapkan selamat tinggal. Kini sudah waktunya bagi mereka untuk membenamkan layanan obrolan BBM. Perusahaan juga berterimakasih atas dukungan dari pengguna, mitra dan karyawan yang sudah menjadi bagian dari perjalanan layanan konsumen BBM. (mus)

Ratusan mahasiswa melakukan unjuk rasa terkait Karhutla di Kalimantan Barat

7 Tuntutan BEM SI Kalbar Terkait Karhutla: Minta Perusahaan Bertanggung Jawab hingga Penetapan Bencana Nasional

Dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian serius. Pemerintah perlu memastikan warga terdampak mendapatkan perlindungan dan layanan kesehatan

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut