Akun Medsos Dijebol Hacker, Kominfo: Salah Bikin Password

Ilustrasi hacker.
Sumber :
  • NewsBTC

VIVA – Pejabat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Semuel Abrijani Pangerapan, angkat bicara mengenai isu peretasan akun media sosial yang belakangan ini marak terjadi. Menurut Semmy, jika akun medsos sampai diambil alih oleh pihak lain, bukan media sosialnya yang bermasalah, tapi justru pengguna. 

img_title Prancis Minta Media Sosial TikTok hingga Instagram Diblokir Cegah Kerusuhan Lanjutan

"Kemarin ada riset satu juta orang di social media menggunakan password satu sampai delapan. Itu kebaca orang. Tanggal lahir, gue cari tahu langsung dipelajari, misalnya tanggal lahir mantannya yang belum move on," kata Semuel di Jakarta, Rabu, 24 April 2019. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masalah kerentanan ini, dikatakan Semmy, sangat terkait dengan perilaku pengguna media sosial. Seharusnya, pengguna bisa lebih higienis dalam beraktivitas di dunia maya. Salah satunya dengan menerapkan kata kunci yang sulit ditebak oleh orang lain.   

img_title Polisi Rekonstruksi Jalur Pelajar dari Bekasi ke Jakarta, Dalami Peran F alias Batak

Semuel juga menjelaskan bahwa di era digital ini peretasan pun bisa dibuktikan. Salah satunya dengan digital forensik yang akan memperlihatkan jejak digital. 

Sementara itu, pakar IT, Onno W. Purbo mengatakan bahwa pengguna media sosial dapat langsung mengetahui jika akunnya diretas. 

img_title Media Sosial TikTok Blokir Jutaan Akun Gegara Ini

"Ketahuannya pas kita mau log in udah enggak bisa lagi. Udah diganti password-nya," ujarnya. 

Onno menjelaskan bahwa ada beberapa cara meretas akun, yaitu dengan mencoba kemungkinan password atau memanfaatkan sistem. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya, keylogger, yang akan menanamkan software untuk mencatat semua aktivitas saat menggunakan perangkat. Cara ini sering digunakan di warnet. Ada pula penyadapan dengan menggunakan hot spot di suatu tempat. 

"(Dengan keylogger) kalau kita masukin password segala macam, akan dikasih tahu ke kita password yang kita pakai. Itu sering dipakai di warnet," ujar Onno.

Bendera Jerman terlihat di depan Gedung Reichstag di Berlin.

Isi Medsos di Jerman Bakal Diatur, 1 dari 5 Konten Wajib Berasal dari Media Tertentu

Jerman merancang aturan yang mewajibkan platform media sosial menyediakan kuota 20 persen untuk konten informatif dari media layanan publik dan media yang memenuhi syarat

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut