Gerakan Paperless Bikin Pasar Printer Lesu

Ilustrasi printer
Sumber :

VIVA – Distributor mesin cetak, PT Datascrip, menyebut pasar printer telah mengalami sedikit penurunan lantaran adanya gerakan paperless alias tanpa kertas. Hal itu dikatakan oleh Canon Division Director Datascrip, Merry Harun, kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 25 Juni 2019.

img_title Era Digital dan Algoritma Makin Pesat, Talenta Muda Bidang Matematika Disiapkan

Meski angkanya belum besar, perusahaan telah mengantisipasi dengan melakukan ekspansi ke daerah-daerah, tak lagi mengandalkan bisnis di kota besar. Merry menilai, walaupun gerakan tanpa kertas belakangan ini cukup masif, untuk benar-benar terlepas dari penggunaan kertas adalah perkara mustahil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mungkin bukan paperless, tapi less paper (lebih sedikit kertas). Kalau sama sekali tidak ada kertas, agak enggak mungkin. Tetapi mengurangi penggunaan kertas memang sudah terjadi, apalagi sekarang sudah menggunakan digital, jadi mengurangi penggunaan kertas," ujarnya di TCC Batavia Tower, Jakarta, Selasa, 25 Juni 2019.

img_title Minecraft di Nintendo Switch 2 Segera Jadi Sorotan, Apa Saja Perubahannya?

Tak sedikit korporasi yang menggaungkan slogan paperless, namun untuk mencapai goal, menurut Merry, tidak dapat dalam waktu singkat. Contohnya dokumen digital, meski sudah berbentuk soft copy terkadang tetap ada yang membutuhkan hard copy.

Merry menjelaskan bahwa gerakan ini sudah terasa sejak satu tahun terakhir. Terbukti adanya penurunan orang yang melakukan pencetakan. Selain itu, penjualan tinta tak sebanyak dulu. 

img_title Penjualan Game Fisik Alami Penurunan, Terancam Berakhir di Tahun 2028!

"Menghadapi kondisi ini kita membuka pasar-pasar baru di daerah. Alhamdulillah, Indonesia sebenarnya punya potensi besar, banyak daerah yang berkembang, apalagi banyak pembangunan desa sekarang, kalau dulu kan hanya kota-kota besar," katanya.

Potensi daerah yang dimaksud, di antaranya Kalimantan dan Sumatera, selain wilayah Jawa. Bahkan ada juga kemungkinan ekspansi ke Papua karena infrastruktur transportasi yang semakin mudah sejak adanya Trans Papua.

Ilustrasi penipuan online.

Penipuan Digital Makin Marak, Ini Cara Mudah Melindungi Identitas dan Data Pribadi

Aktivitas digital kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, mulai dari berkomunikasi, berbelanja, mengakses layanan perbankan, hingga menandatangani dokumen.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut