Orang Indonesia Malas Backup Data

Ilustrasi smartphone.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Orang Indonesia dinilai malas menyalin (backup) data di perangkat seperti ponsel pintar atau smartphone, meskipun mereka sadar kalau itu sangat penting dilakukan.

img_title HP Flagship 3 Tahun Lalu vs Mid-Range Baru, Mana yang Lebih Masuk Akal untuk Dipakai Sampai 2030?

Pernyataan ini berasal dari penelitian yang dilakukan perusahaan riset pemasaran Deka bersama Western Digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut riset yang berjudul Indonesia Consumer Mobile Habit and Data Management Survey tersebut, ada sekitar 81 persen atau sekitar 900 dari 1.120 responden yang sadar pentingnya backup data.

img_title Anak PAUD dan SD Dilarang Bawa Smartphone, Kebijakan Berlaku 1 September 2026

Riset dilakukan di enam kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Makassar, dan Yogyakarta.

"Mereka sebenarnya tahu backup data itu penting. Tapi, ya itu tadi, yang melakukannya masih jarang," kata Direktur Riset Deka, Mamik S. Leonardo, di Jakarta, Senin, 8 Juli 2019.

img_title Prosesor HP Kelas Menengah Makin Bertenaga, Ini Teknologi yang Membuat Smartphone Murah Mampu Multitasking Berat

Dari hasil riset itu hanya 30 persen responden melakukan backup daya lebih dari satu kali dalam tiga bulan. Sedangkan, 16 persen mengaku melakukan backup data kurang dari satu kali satu bulan, dan 20 persen hanya satu kali satu bulan.

"Ada juga yang melakukannya dua hingga tiga kali dalam satu bulan yang masing-masing persentasenya 6 persen dan 17 persen. Karena, kan, kita enggak tahu dalam satu bulan itu ada apa di dalam smartphone kita," ungkapnya.

Sementara itu, Distribution Sales Manager Western Digital, Veronica Lim, mengaku Indonesia merupakan pasar menjanjikan untuk perangkat mobile, salah satunya smartphone.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perangkat ini dimiliki bukan hanya untuk keinginan tapi kebutuhan untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Ia juga ingin memastikan bahwa konsumen bisa mengatur data dari yang dihasilkan seperti foto, video, dan file.

"Bagaimana data yang disimpan bisa di-backup, bisa disimpan, dan tentunya, secure di antara perangkat yang kita punya," papar Lim.

Ilustrasi HP canggih

Kenapa Orang Lebih Rela Cicil HP Flagship daripada Membeli Sesuai Kemampuan? Ada Faktor Status Sosial di Baliknya

Kenapa orang rela mencicil HP flagship meski harganya mahal? Simak faktor status sosial, gengsi, tren, pengaruh media sosial, dan psikologi yang memengaruhi keputusan.

img_title
VIVA.co.id
5 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut