Penemu Web: Dunia Jadi Buruk gara-gara Medsos

Sir Timothy John Berners-Lee
Sumber :

VIVA – Penemu World Wide Web, Sir Timothy John Berners-Lee, mengatakan bahwa media sosial dan berita palsu telah menjadi masalah di ruang online. 

img_title Jokowi Bongkar Momen Pertama Kali Tahu Dituding Punya Ijazah Palsu, Begini Ceritanya

Pria yang akrab disapa Tim ini mengungkapkannya saat menjadi pembicara dalam OpenText Enterprise World di Toronto. Seperti dikutip dari Tech Radar, Kamis, 11 Juli 2019, Tim menggambarkan bagaimana dia bersama rekannya membangun World Wide Web, dan sebelumnya tak membayangkan bagaimana karyanya itu dapat tumbuh luar biasa seperti sekarang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim mengemukakan kekhawatiran tentang bagaimana perusahaan, pemerintah, dan lembaga lain dapat menggunakan internet untuk maksud jahat dan membuat manusia terpecah dalam perselisihan. 

img_title Menkomdigi Buka Suara soal Ancaman Pemutusan Kabel Internet RI oleh Politisi Singapura

"Web tidak sempurna," kata Tim dalam pidatonya. "Kami ingin orang menggunakan web dengan cara yang positif."

“Jadilah kreatif, konstruktif. Membangun komunitas yang menghormati hak-hak sipil dan martabat. Jangan jahat, sesederhana itu," tambahnya.

img_title Viral! Politisi Singapura Singgung Pemutusan Jalur Internet Indonesia

Perkataan Tim itu secara khusus membidik situs media sosial, merujuk skandal Cambridge Analytica-Facebook yang bermasalah dengan data pribadi, dan bagaimana jejaring sosial itu dapat memengaruhi masyarakat secara keseluruhan.

Dengan beredarnya penipuan berupa hoax atau berita palsu, tak sedikit orang yang penasaran dan akhirnya mengklik konten tersebut. Karena ini, Tim menyesalkan dampak atau konsekuensi yang ditimbulkannya. Ia menilai pertumbuhan jejaring sosial di satu sisi telah mendekatkan banyak orang, namun di sisi lain juga membuat sebagian dari mereka terpecah. 

"Dunia dalam jumlah tertentu lebih buruk dan lebih terpecah karena jejaring sosial," katanya. "Ini adalah hal-hal yang tidak kita pikirkan pada tahun 1969."

Tim mengibaratkan bahwa efek negatif yang dimiliki teknologi itu seperti yang terdapat pada serial televisi Black Mirror. Untuk itu, manusia seharusnya membangun ‘white mirror’ untuk mewujudkan hal-hal yang konstruktif. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita harus terus bekerja sampai Black Mirror tak lagi ada. Kita perlu membangun White Mirror untuk membangun sesuatu yang bersifat konstruktif, hal-hal seperti kekuatan pribadi yang kami rasakan ketika kami menjadi blogger."

"Ketika Anda khawatir tentang semua hal yang bisa salah, mudah untuk fokus pada hal ini. Tapi jangan, internet dimulai dari utopis, tetapi sekarang sepertinya itu akan menjadi sedikit lebih dystopian."

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut