Ayah Anak Dibakar dan Terputusnya Riset Bumi Datar

Dana (kiri) dan ayahnya, Pupung (kanan)
Sumber :
  • Dokumen Flat Earth 101

VIVA – Pembunuhan sadis pada ayah dan anak, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili berusia 54 tahun dan anaknya M. Adi Pradana alias Dana berusia 23 tahun, yang kemudian dibakar di mobil, menjadi perhatian nasional. 

img_title Instruksi Cak Imin ke Kader PKB Terkait Karhutla

Ayah anak tersebut dibunuh di Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Jumat malam 23 Agustus 2019. Kemudian jenazah ayah anak itu dibakar di dalam mobil di Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu siang 25 Agustus 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada beberapa fakta dari kedua korban yang dibunuh sadis tersebut. Ternyata ayah anak tersebut merupakan pendiri komunitas bumi datar, Flat Earth 101. Keduanya juga senang meriset tentang kebumidataran. 

img_title Kasus Penipuan Bintara Polri Rp28 M, 2 Polisi Dipecat, Nama Eks Pejabat Polda Jambi Ikut Terseret

Salah satu peneliti Flat Earth 101, Wahidin Amir mengungkapkan, ada yang belum tersampaikan dari Pupung dan Dana.

"Yang belum disampaikan (korban) adalah riset tentang gerhana dengan membuat eksperimen gerhana yang dalam teori bumi bola hanya 2 jam, tetapi di kenyataannya terjadi 5 jam," ujar Wahidin kepada VIVA.co.id, Rabu 28 Agustus 2019.  

img_title Terungkap! KPK Duga Tenaga Ahli Kepala BNPB Manfaatkan Statusnya untuk Dekati Vendor

Wahidin mengungkapkan fakta lainnya, Dana yang masih usia muda ikut tertarik menyelami dunia bumi datar karena dorongan orang tuanya. "Dana terpengaruh oleh bapaknya," ujar Wahidin.

Di mata Wahidin, Dana merupakan sosok pemuda yang aktif dalam aktivitas di komunitas bumi datar.

Teringat dengan Dana, Wahidin mengaku menjadi ingat tur solonya ke daerah untuk mengonsolidasi komunitas bumi datar. Kebetulan pada tahun ini, rencananya komunitas bumi datar di Indonesia bakal menggelar konferensi Indonesia Flat Earth Conference (IFEC). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tour solo ini bermaksud menemui ketua-ketua regional yang aktif di IFER (Indonesian Flat Earth Research), karena rencana tahun ini kami akan mengadakan conference IFEC," tutur Wahidin.

Baca kronologi lengkap kasus ayah anak dibakar di laman VIVAnews.

Mantan Kepala Dinas Kominfo Sulawesi Utara, SL ditahan penyidik Polda dalam dugaan kasus korupsi dana publikasi media

Eks Kadis Kominfo Sulut dan Mantan Pejabatnya Ditahan, Terseret Kasus Korupsi Dana Publikasi Media

Polda Sulawesi Utara menahan dua mantan pejabat Dinas Kominfo Sulut berinisial SL dan CI. Mereka jadi tersangka kasus dugaan korupsi dana publikasi media.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut