Internet di Papua Mulai Nyala Malam Ini

Demonstrasi Nyalakan Lagi internet Papua
Sumber :
  • VIVA/Novina Putri Bestari

VIVA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akhirnya memutuskan untuk membuka blokir internet di Papua dan Papua Barat secara bertahap mulai malam ini. Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu. 

img_title TNI Kontak Tembak dengan KKB di Nduga, 2 Orang Dilaporkan Tewas

"Mudah-mudahan tanggal 5 (September) sudah selesai semuanya. Sudah dibuka semua mudah-mudahan," kata Ferdinandus kepada VIVA, Selasa, 3 September 2019. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria yang akrab disapa Nando itu berharap semoga tidak ada halangan lagi terkait kondisi di wilayah Papua. 

img_title Bahlil Ungkap 5 IUP Memiliki Cadangan Rp5.400 Triliun: Ada di NTB, Juga Papua

Pengumuman buka blokir secara bertahap ini, menurut Nando, akan disampaikan sendiri oleh Menteri Kominfo, Rudiantara.

Baca juga: Di Twitter, Begini Benny Wenda Sering Ngoceh Papua

img_title Satgas PKH Cabut Izin Tambang Emas Ilegal di Nabire Papua, 3.500 Hektare Kembali ke Negara

"Iya tanggal 5 maksimal, mau bertahap nanti pak Menteri akan umumkan mungkin malam ini acara di Kominfo," ujar dia. 

Nando juga menjelaskan bahwa sekitar 19 kabupaten di Papua, keadaannya sudah dinyatakan kondusif. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah hampir di 19 kabupaten kalau tidak salah. Di Papua ada 28 kabupaten. Kalau Papua Barat ada 13 kabupaten. Sekitar 41-an (kabupaten)," jelas Ferdinandus. 

Pemblokiran akses internet di wilayah Papua sudah berlangsung sekitar dua minggu lamanya. Keputusan ini didahului dengan pembatasan akses internet oleh pemerintah pada 19 Agustus 2019 kemarin.  

Ilustrasi pasukan TPNPB OPM.

Kontak Tembak di Nduga, 2 Anggota OPM Tewas! TNI Sita Uang Rp88 Juta

Kontak tembak antara personel Koops TNI Habema dan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, berujung maut.

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut