Google Pegang Data Medis Puluhan Juta Pasien

Ilustrasi pasien yang dirawat di rumah sakit.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Perusahaan raksasa Google mengungkapkan, bahwa mereka tengah melakukan kerja sama dengan Ascension, sistem kesehatan terbesar kedua di Amerika Serikat. Artinya, Google akan memiliki akses data medis puluhan juta pasien.

img_title Apple dan Google Tunduk sama Donald Trump, Ganti nama Danau Ontario jadi Amerika

Dilansir dari Arstechnica, Kamis 14 November 2019, perusahaan mengklaim bahwa data-data medis tidak akan dicampur dengan data lain yang dikumpulkan Google.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, mereka tengah sibuk menjalankan sebuah proyek, yakni mengumpulkan dan mengelompokkan informasi kesehatan pribadi dari jutaan orang di 21 negara. Mereka, berjanji bahwa data Ascension tidak dapat digunakan untuk tujuan yang berbeda, termasuk iklan.

img_title Google Tidak Berkutik di Rusia

"Data pasien tidak akan dan tidak dapat digabungkan dengan data konsumen Google," tulis Google dalam pernyataannya.

Proyek kedua perusahaan itu, diklaim mematuhi semua ketentuan industri, termasuk data pasien, masalah privasi, keamanan dan penggunaan data. 

img_title Meta Sok-sokan Jadi Polisi Malam: Batasi Remaja di Facebook dan Instagram tapi Ancam Data Pribadi Pengguna

"Ini adalah praktik standar dalam perawatan kesehatan, karena data pasien sering dikelola dalam sistem elektronik yang banyak digunakan perawat dan dokter untuk memberi perawatan pasien," ujar perusahaan. 

Data yang bisa dilihat meliputi nama, tanggal lahir, alamat, anggota keluarga, alergi, imunisasi, pemindaian radiologi, catatan rawat inap, test laboraturium, obat-obatan, kondisi medis, dan klaim tagihan serta catatan klinis lainnya.

Desktop SFF RTX Spark.

Desktop Seukuran Kotak Sepatu Ini Dibekali Superchip Nvidia, Data Pribadi Diklaim Aman

Nvidia RTX Spark menghadirkan platform komputasi terbaru, yang menggabungkan kinerja agen personal, pembuatan konten tingkat lanjut, dan gaming berperforma tinggi.

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut