Tanpa Google, Huawei Yakin Bisa Move On dan Sukses

Huawei.
Sumber :
  • Asia Times

VIVA – Pendiri sekaligus Chief Executive Officer Huawei, Ren Zhengfei yakin masih bisa menjadi merek smartphone top di dunia, meski tidak lagi menghadirkan perangkat lunak dan layanan Google di produknya.

img_title Update Harga HP Realme dan Infinix September 2026, Ada Perubahan yang Wajib Diketahui

Dikutip dari situs CNN, Selasa 3 Desember 2019, seharusnya mereka bisa menyalip Samsung yang tahun ini menjadi pabrikan smartphone nomor satu. Tapi, kemudian mereka tersandung masalah dan masuk ke dalam daftar hitam perdagangan Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembatasan itu melarang perusahaan teknologi yang berbasis di China tersebut, untuk melakukan kerja sama dengan Google, Intel dan Broadcom. Mereka hanya bisa menjual barang dan jasa ke Huawei, jika telah mendapat lisensi dari pemerintah untuk melakukannya.

img_title Indonesia Diproyeksikan Jadi Salah Satu Pasar Perangkat Pintar dengan Pertumbuhan yang Menjanjikan di Asia Tenggara

Saat ini, pangsa pasar Huawei yang sebelumnya sudah meningkat, menjadi menurun drastis. Pelanggan di luar negaranya menjadi khawatir menggunakan Huawei, karena tidak memiliki akses ke Google Play Store.

Tanpa toko Android, pengguna Huawei tidak lagi bisa menikmati aplikasi populer, seperti Facebook hingga Google Maps. Meski begitu, Zhengfei masih yakin bisa jadi nomor satu, walaupun memakan waktu yang agak lama.

img_title 5 Smartphone Populer Siap Tampil Perdana di September 2026

Beberapa perusahaan di negeri Paman Sam sudah mendapat lisensi, contohnya Microsoft. Ada juga yang ditolak, artinya tidak bisa berbisnis dengan Huawei. Menurutnya, Google belum menolak lisensi, tapi belum juga menerimanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami suka bekerja dengan Google, jika memungkinkan. Saat ini, kami sudah menyiapkan rencana kedua dengan skala yang lebih besar," ujarnya,

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa perusahaan tengah mengembangkan sistemnya sendiri, Harmony dan toko aplikasinya. Saat ini, tokonya itu baru menyediakan 45 ribu aplikasi, sedangkan Google setidaknya sudah memiliki 2,8 juta aplikasi.

Ilustrasi HP Layar Tajam

Layar HP OLED, AMOLED, dan LTPO AMOLED Sering Dianggap Sama, Padahal Ada Perbedaan Penting di Baliknya

Memahami perbedaannya penting karena jenis panel dapat berpengaruh terhadap kualitas gambar, kelancaran animasi, hingga efisiensi baterai. Berikut VIVA telah merangkum.

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut