Asteroid Monster akan Mendekati Bumi Malam Ini

Asteroid mendekati Bumi.
Sumber :
  • Live Science

VIVA – Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) melaporkan sebuah asteroid monster berdiameter 1.800 kaki atau 550 meter akan berpapasan dengan Bumi beberapa menit pada Jumat malam ini, 10 Januari 2020.

img_title Erupsi Anak Krakatau Terekam NASA, Begini Penampakan dari Angkasa

Bernama Asteroid 2019 UO, akan mendekati Bumi dengan kecepatan sangat tinggi sekitar 9,40 km per detik atau 21.027 mph. Pada jarak terdekatnya, asteroid ini akan mendekati Bumi dengan jarak sekitar 0,03021 unit astronomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu unit astronomi adalah jarak rata-rata dari Bumi ke Matahari atau sekitar 93 juta mil (149,6 juta km). Dengan kata lain, Asteroid 2019 UO akan mendekati Bumi dengan jarak aman atau sekitar 2,8 juta mil (4,5 juta km).

img_title NASA Bagikan Potret Karhutla Kalimantan, Ungkap Mengapa Api Sulit Dipadamkan

Melansir situs Express, Jumat, 10 Januari 2020, NASA telah mengonfirmasi kedatangan asteroid tersebut sejak Oktober 2019. Oleh karena itu, mereka langsung menghitung ukuran, kecepatan, dan orbit asteroid tersebut untuk menentukan apakah merupakan ancaman bagi Bumi atau tidak.

Akhirnya, NASA melabeli Asteroid 2019 UO sebagai asteroid yang berpotensi berbahaya atau Potentially Hazardous Asteroid (PHA).

img_title Celah Keamanan NASA Ditemukan Pakar Siber Indonesia

"Asteroid ini kami labeli sebagai yang berpotensi berbahaya. Ini diketahui dari ukuran, bentuk, massa, komposisi, dan strukturnya. Kami juga mempelajari bagaimana caranya mengalihkan asteroid atau komet agar tidak mengancam Bumi," demikian laporan resmi NASA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asteroid maupun komet jarang menyerang Bumi tetapi efek gravitasi dari benda-benda asing itu di tata surya mampu mendorongnya dari lintasan Bumi.

Kendati demikian, NASA juga mengingatkan bahwa Asteroid 2019 UO akan berpapasan dengan Bumi lagi pada 18 November 2032. "Arti jarak dekat secara astronomi bisa sangat jauh dalam istilah jarak antarmanusia. Itu bisa jutaan atau bahkan puluhan juta kilometer," ungkap NASA.

PGN.

Perluas Pasar Gas Bumi, PGN Beberkan Strategi Komersial Dongkrak Permintaan Berkelanjutan

Subholding Gas PT Pertamina (Persero), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), terus memperkuat strategi komersial untuk memperluas pasar dan pemanfaatan gas bumi.

img_title
VIVA.co.id
14 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut