Teori Konspirasi Segitiga Bermuda: Markas Besarnya Dajjal
- U-Report
![]()
Kandungan gas metan besar
Teori yang satu ini mengungkap adanya kandungan gan metan yang besar di Segitiga Bermuda, penyebab dari terjadinya hal misterius dan aneh. Menurut teori gelembung gas metan naik ke permakaan air dan menyebabkan densitasnya berkurang hingga menurunkan gaya apung yang diberikan air.
Tapi faktanya, gas metan yang ditemukan di sana densitasnya tidak lebih besar dari laut-laut lainnya. Artinya, teori dan riset yang dilakukan tidaklah sama.
Gulf stream
Samudra Atlantik dikenal sebagai kawasannya angin topan, badai dan cuaca buruknya yang bisa memunculkan gelombang tinggi. Jadi, bisa dibayangkan apabila hal seperti ini tengah terjadi ditambah gulf stream.
Gulf stream adalah arus laut panas dari lautan Utara Atlantik di timur Amerika Utara. Pada dasarnya gulf stream adalah arus laut yang sangat kuat yang melewati Segitiga Bermuda.
Belum lagi dengan keberadaan palung Puerto Riko yang terkenal sebagai palung terdalam di Atlantik. Hal ini menjadi alasan mengapa banyak yang percaya teori konspirasi ini. Misalnya saja ada orang, kapal, atau pesawat yang terjebak di dalam badai dan jatuh ke dalam air. Dapat dipastikan mereka akan hilang tanpa jejak.
"Sudah ada badai, gulf stream, terus masuk ke dalam palung yang paling dalam. Tapi teori ini masih tidak menjelaskan Kapal Mary Celeste, di mana hanya penumpangnya saja yang hilang dan pesawat yang terbang dalam cuaca baik. Tidak ada badai tapi tetap saja hilang," kata Nessie, penasaran.
Markas besar Dajjal
"Teori ini cukup populer di Indonesia. Mungkin di negara Timur juga. Tapi, negara Barat juga banyak yang percaya bahwa Bermuda Triangle adalah tempat bersemayamnya Dajjal atau Lucifer. Kerajaan iblis," tegas Nessie.
Pembahasan ini ada karena seorang penulis buku bernama Muhammad Isa Dawud membuat buku dengan judul "Dajjal akan Muncul dari Segitiga Bermuda". Dalam bukunya, ia bercerita bahwa musnahnya pesawat dan kapal yang lewat di sana disebabkan oleh makhluk bermata satu tersebut.
Isa Dawud menulis berdasarkan Hadist Riwayat Muslim yang berkata, 'Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa sesungguhnya iblis meletakkan singgasananya di atas air (laut) kemudian ia mengutus bala tentaranya. Maka yang paling dekat dengannya adalah yang paling besar fitnahnya'.