Bahaya Ganda Vape: Merusak Kesehatan dan Bisa Meledak

Vape atau rokok elektrik.
Sumber :
  • Shamieh Law

VIVA – Vape atau rokok elektrik tidak hanya berbahaya untuk kesehatan, tetapi juga bisa meledak. Sama seperti kasus yang terjadi pada ponsel, panas berlebihan pada vape bisa menyebabkan terjadinya ledakan.

img_title Baterai untuk Mobil Listrik dan Pusat Data Bakal Diproduksi di Indonesia

Badan Keamanan dan Standar Produk (OPSS) Inggris telah memperingatkan tentang bahaya salah isi daya atau ngecas rokok elektrik atau vape setelah makin meningkatnya jumlah orang yang menggunakan perangkat tersebut sebagai pengganti rokok konvensional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna vape agar menggunakan pengisi daya dan baterai yang direkomendasikan oleh pabrik di perangkat mereka. Ini untuk mencegah kekhawatiran akan adanya potensi ledakan yang menyebabkan kebakaran," demikian keterangan resmi OPSS, seperti dikutip dari Mirror, Selasa, 18 Februari 2020.

img_title Samsung Galaxy A18 vs Redmi Note 17 5G: Adu Spesifikasi, HP Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Bekerja sama dengan Chartered Trading Standards Institute (CTSI), OPSS telah meluncurkan kampanye untuk mendorong keamanan baterai menyusul insiden langka dari vape yang meledak atau menyebabkan kebakaran yang berpotensi dari baterai pengisi daya.

Vape atau rokok elektrik.

img_title Advan X1 Neo vs Nubia A57, HP Murah Mana yang Lebih Layak Dibeli untuk Pemakaian Harian?

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan baterai rokok elektrik meledak. Beberapa di antaranya karena pemakaian yang terlalu sering atau membiarkan baterai terus tersambung ke listrik, padahal sudah terisi penuh.

Penggunaan yang tidak sesuai aturan, seperti menggunakan carger yang tidak sesuai, akan mengakibatkan pada panas berlebihan pada perangkat elektrik ini. Meskipun ada beberapa produsen yang menawarkan proteksi terhadap panas yang berlebihan, namun tidak menutup kemungkinan ledakan masih bisa terjadi.

Selain itu, kegagalan dalam produksi vape juga bisa jadi penyebab rokok elektrik yang Anda gunakan meledak. Baterai vape berjenis lithium-ion. Jenis ini termasuk baik untuk portable devices, atau yang mudah untuk dibawa-bawa. Jenis baterai ini juga umumnya ditemui pada ponsel.

Sebenarnya, baterai jenis ini cukup aman digunakan dan jarang ditemukan terbakar atau meledak. Namun, pada vape lithium-ion memiliki struktur yang berbeda, yaitu berbentuk silinder. Ketika penyegel baterai pecah, tekanan pada vape silinder meningkat. Karena kegagalan baterai dan kontainer, maka ledakan pun bisa terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rokok elektrik.

Selain itu, mayoritas vape memakai daya baterai 18650. Karena itu, pengguna rokok elektrik didesak untuk hanya menggunakan pengisi daya yang disediakan pada perangkatnya, bukan pengisi daya ponsel.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut