Vaksin COVID-19 Sukses Diuji Coba pada Monyet

Ilustrasi-Monyet liar
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar

VIVA – Sebuah eksperimen vaksin COVID-19, telah berhasil melindungi monyet dari penularan pandemi virus corona. Saat ini, vaksin itu telah memasuki tahap uji klinis di China, untuk diterapkan pada manusia.

img_title Teknologi AI Makin Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari, Pekerjaan Apa Saja yang Bisa Dibantu?

Dikutip dari situs Live Science, Senin 27 April 2019, eksperimen ini masih belum menjadi subjek tinjauan formal. Namun, para ilmuwan yang terlibat di dalamnya telah berbagi kesan pertamanya di media sosial Twitter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Profesor Florian Krammer mengatakan, vaksin ini adalah data praklinis pertama yang ia lihat untuk kandidat vaksin COVID-19. Sebelum dites pada manusia sehat, vaksin telah menjalani uji praklinis pada hewan.

img_title Eks Kadis Kominfo Sulut dan Mantan Pejabatnya Ditahan, Terseret Kasus Korupsi Dana Publikasi Media

Vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan Beijing, Sinovac Biotech ini menunjukkan hasil yang menjanjikan pada hewan, sebelum diuji coba pada manusia. Dalam eksperimen pada manusia, mereka telah menyiapkan berbagai dosis untuk 144 orang, mencari apakah vaksin aman serta tidak menimbulkan efek samping.

Menurut Direktur Senior Sinovac, Meng Weining, tahap selanjutnya yakni uji efikasi yang melibatkan lebih dari 1.000 orang, untuk menentukan apakah vaksin memicu kekebalan.

img_title Qodari Bantah Pejabat Bakom Kelola Anggaran Iklan Media Rp60 Miliar

Vaksin ini mengandung versi tidak aktif dari SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19. Dengan memasukkan virus yang tidak aktif ke dalam tubuh, vaksin akan mendorong sistem kekebalan tubuh, membangun antibodi yang menargetkan patogen tanpa memicu COVID-19.

"Ini adalah teknologi kuno. Saya senang karena akan ada banyak produsen vaksin, termasuk negara-negara yang berpenghasilan menengah ke bawah bisa membuat vaksin semacam ini," tuturnya.

Pendiri Gates Foundation Bill Gates di Istana Negara, 7 Mei 2025

Bill Gates Peringatkan Dampak AI, Ekonomi dan Kehidupan Bisa Berubah dalam 20 Tahun ke Depan

Bill Gates memperingatkan bahwa kecerdasan buatan (AI) berpotensi memicu gejolak ekonomi dan sosial selama dua dekade ke depan. Baca selengkapnya terkait peringatan Gates

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut