Gojek Kembali Dapat Suntikan Dana Asing

Video streaming GoPlay
Sumber :
  • Gojek

VIVA – Gojek kembali mendapat suntikan dana dari perusahaan asing. Kali ini, ZWC Partners dan Golden Gate Ventures yang menanamkan modalnya untuk unicorn asal Indonesia itu.

img_title 32 Perusahaan Kena Sanksi Gegara Karhutla, 12.926 Hektare Lahan Terbakar di 7 Provinsi

Dana yang tidak disebutkan nominalnya itu, akan digunakan untuk mengembangkan layanan menonton video melalui jaringan internet GoPlay. Fitur ini sudah tersedia secara resmi di Indonesia, sejak 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengembangan layanan akan difokuskan pada sektor konten, di mana GoPlay ingin memperbanyak tontonan yang dibuat oleh sutradara lokal. Gojek akan memfasilitasi para pembuat konten, agar karya mereka bisa disaksikan oleh banyak orang.

img_title Dudung sebut 97 Perusahaan Diproses Hukum Terkait Karhutla: Kita Tangani Serius!

Meski saat ini layanan video streaming tengah dihantam masalah stabilitas ekonomi, namun Chief Executive Officer GoPlay, Edy Sulistyo percaya bahwa tayangan karya anak bangsa menjadi salah satu sumber kekuatan untuk pengembangan konten kreatif di masa depan.

“Para pembuat konten lokal butuh panggunga yang lebih besar, sementara konsumen juga menginginkan karya yang lebih variatif,” ujarnya, dikutip dari E27, Senin 8 Juni 2020.

img_title Bukan Sekadar Cari SPBU Terdekat, Ini Strategi Memakai HP agar Tak Terjebak Saat Bensin Menipis

Sebagai informasi, hari ini Gojek juga resmi meluncurkan kembali layanan GoRide, setelah sebelumnya disetop sementara akibat adanya pembatasan sosial berskala besar.

Layanan motor ini sempat hilang dari aplikasi pada 10 April lalu, membuat mitra pengemudi tidak bisa melakukan pelayanan antar jemput dengan motor, dan hanya bisa melakukan layanan pengiriman barang atau pembelanjaan makanan.

"Berdasarkan jadwal pembukaan Transisi fase pertama yang dipaparkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, layanan transportasi dengan sepeda motor, termasuk GoRide dapat membuka 100 persen layanan mulai 8 Juni 2020," ujar Chief Corporate Affairs Gojek, Nila Marita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya pada Android, GoRide juga sudah terlihat pada aplikasi Gojek versi iOS. Meski begitu, Nila mengatakan, perusahaan tetap mengedepankan aspek kebersihan dan kesehatan keseluruhan mitra dan penumpang.

"Gojek mengimbau penumpang membawa helm SNI pribadi, bagi pengguna layanan GoRide," ungkapnya.

Marina Bay Sands ditutupi kabut asap Karhutla Kalimantan

Tegas! Singapura Tak Mundur, Perusahaan Pemicu Kabut Asap Bakal Ditindak

Singapura akan mengerahkan segala upaya untuk menindak perusahaan yang bertanggung jawab atas kabut asap mulai dari menempuh jalur hukum hingga memberikan tekanan ekonomi

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut