Mega Tsunami Bisa Terjadi Lebih Cepat dari Perkiraan

Tsunami.
Sumber :
  • U-Report

Dai melanjutkan untuk mengonfirmasi pengamatannya dengan mempelajari data Landsat NASA yang dikumpulkan antara 2013 dan 2016. "Dengan perspektif yang lebih luas dari Landsat, pergerakan lereng tidak mungkin terlewatkan. Anda bisa melihat seluruh bagian gunung antara Cascade Glacier dan Barry Glacier yang merosot ke arah air," tuturnya.

img_title Badan Geologi: Pertumbuhan Anak Krakatau Pasca 2018 Relatif Kecil

Kemudian, kata dia, antara 2010 dan 2017, lereng tersebut telah bergerak maju sekitar 400 kaki (120 meter). Namun, sejak 2017, pergerakannya sangat sedikit meskipun begitu tetap ada ancaman akan keruntuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itulah, pada Mei tahun ini, ia bersama 14 ilmuwan menulis surat terbuka memperingatkan mega tsunami kemungkinan akan melanda dalam 20 tahun lagi. Mereka memperingatkan bagian teluk dengan jarak 30 mil (50 km) dari fyord bisa melihat gelombang setinggi 30 kaki (9 meter).

img_title Badan Geologi Ungkap Potensi Bahaya di Balik Erupsi Berulang Anak Krakatau

"Kami yakin jika mega tsunami atau tsunami besar yang diakibatkan oleh tanah longsor dan mencairnya gletser mungkin bisa terjadi lebih cepat dari perkiraaan, yakni tahun depan. Tapi kemungkinan besar dalam rentang waktu 20 tahun mendatang," demikian isi dari surat terbuka tersebut.

Ilustrasi gempa bumi

Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Barat Laut Tanimbar, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Barat Laut Tanimbar, Maluku, pada Senin pagi (2/11/26). Getaran gempa tersebut dirasakan warga di Saumlaki.

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut