Bos Besar Samsung Meninggal Dunia

Pemimpin Samsung Group, Lee Kun-hee
Sumber :
  • SCMP

VIVA – Pemimpin Samsung Group, Lee Kun Hee tutup usia pada Minggu 25 Oktober 2020. Dia meninggal di usia 78 tahun, atau sekitar enam tahun setelah dirawat di rumah sakit karena serangan jantung.

img_title Buka Akses Teknologi, Puluhan Ribu Mahasiswa Lintas Jurusan Dibekali Ilmu Kuasai AI

Dilansir dari Nikkei Asia, Lee meninggal didampingi seluruh keluarganya. Termasuk sang putra, Jay Y Lee yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Samsung Electronics.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak lama setelah kepergian bos besarnya, Samsung langsung mengeluarkan pernyataan. Raksasa teknologi asal Korea Selatan itu menyebutkan, jika Lee merupakan sebuah visioner yang telah mengubah perusahaan menjadi pemimpin inovator dunia.

img_title Korsel Denda Google dan Apple Rp 866 Miliar

"Deklarasi Manajemen Baru pada 1993 adalah pendorong motivasi visi perusahaan, untuk memberikan teknologi terbaik untuk memajukan masyarakat global," ungkap Samsung.

Selama masa hidup Lee, Samsung Electronics berkembang pesat. Dari pembuat TV peringkat kedua, menjadi raksasa teknologi terbesar dunia berdasarkan pendapatan perusahaan.

img_title Pemerintah Pacu Hilirisasi Berbasis Teknologi Demi Perluas Peluang Investasi

Samsung harus mengalahkan sejumlah nama besar lain untuk mendapatkan peringkat itu, mulai dari Sony, Sharp, Panasonic, serta bersaing ketat dengan Apple.
Ponsel lipat Samsung Galaxy Fold tersedia di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keluarga Lee merupakan salah satu konglomerat di Korea Selatan. Bisnisnya tak sekadar menghasilkan ponsel atau TV. Dikutip dari Business Insider, Samsung juga menyediakan komponen elektronik seperti baterai ion lithium hingga chipset, untuk Apple dan HTC.

Di luar teknologi, masih ada asuransi dalam Samsung Life Insurance. Selain itu, juga keluarga Lee juga memiliki bisnis perhotelan, resor, periklanan serta pemasaran.

Ilustrasi keamanan siber.

Aset Digital Semakin Bernilai, Ini Cara Memperkuat Keamanan Akun agar Tidak Mudah Dibobol

Kenali cara memperkuat keamanan akun aset digital melalui kata sandi unik, autentikasi multifaktor, pemeriksaan tautan, dan perlindungan private key. Berikut jelasnya.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut