Xiaomi Menggugat Amerika Serikat

Xiaomi.
Sumber :
  • XiaomiToday

VIVA – Xiaomi menggugat Departemen Keamanan dan Keuangan Amerika Serikat, menentang daftar hitam yang mencegah investor AS tidak bisa berinvestasi di raksasa teknologi asal China ini, menurut sebuah laporan. 

img_title Dari Ponsel ke AI, 30 Tahun Perubahan Cara Orang Indonesia Menjalani Hidup

Gugatan itu muncul, setelah pemerintah pada masa kepemimpinan Donald Trump menetapkan bahwa pembuat ponsel pintar terbesar di China itu, Xiaomi, berafiliasi dengan Tentara Pembebasan Rakyat China. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Xiaomi yang berbasis di Beijing menyebut daftar hitam itu tidak konstitusional. Perusahaan mencari keadilan atas peraturan yang dibuat pada awal bulan ini, di detik-detik terakhir Trump menjabat sebagai presiden AS.  

img_title Trump Minta Negara Tak Dukung AS 'Bayar Keamanan' Selat Hormuz

"Xiaomi bisa menghadapi kerugian yang parah dan tidak dapat diperbaiki jika aturan itu tetap ada dan pembatasan mulai diberlakukan," kata perusahaan itu dalam pengajuan di pengadilan distrik AS di Columbia. 

Dalam gugatan tersebut, Menteri Pertahanan, Lloyd Austin dan Menteri Keuangan, Janet Yellen dicantumkan sebagai tergugat, menurut situs Yahoo Finance, Sabtu 30 Januari 2021.

img_title Merek China Serbu Mobil Hybrid, Toyota Malah Bilang Begini

Trump telah menargetkan sejumlah perusahaan teknologi China dengan alasan keamanan nasional. Huawei Technologies Company, salah satu saingan terbesar Xiaomi di pasar smartphone, terputus dari pemasok utamanya akibat dari serangkaian pembatasan yang diberlakukan olehnya.

Kemudian ada raksasa pembuat chip China Semiconductor Manufacturing International Corporation, dan pembuat drone yang berbasis di Shenzhen, SZ DJI Technology Company, juga termasuk di antara perusahaan yang masuk daftar hitam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BlackRock Inc, Vanguard Group Inc, dan State Street Corp, adalah investor teratas di Xiaomi yang akan mendivestasikan kepemilikan saham di perusahaan pada November mendatang.

Pembuat chip asal negeri Paman Sam, Qualcomm, juga merupakan salah satu investor paling awal di Xiaomi. Saham Xiaomi turun 12 persen pada Januari 2021 setelah mencapai level tertinggi sepanjang mereka berdiri di minggu pertama tahun ini.

Telkomsel Enterprise melalui DigiAds membantu bisnis menghubungkan aktivitas pemasaran digital dengan aksi konsumen

Dari Ponsel untuk UMKM, Telkomsel Enterprise Dorong Pemasaran yang Lebih Terukur

Lebih dari 20.000 konsumen mencoba Rinso melalui warung DigiPOS, dalam kampanye yang turut berkontribusi pada pertumbuhan penjualan General Trade di Jawa Barat.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut