Bursa Aset Kripto Indonesia Tinggal Selangkah Lagi

Aset kripto.
Sumber :
  • Equity Trust Company

VIVA – Saat ini terdapat 229 aset kripto di Indonesia yang boleh diperdagangkan. Sementara itu terdapat 8.472 aset kripto yang beredar di seluruh dunia. Terkait ekosistem investasi di aset kripto, selangkah lagi masyarakat Indonesia akan mendapatkan kemudahan serta keamanan dalam berinvestasi.

img_title Bukan Anak Sultan, Gen Z Ini Punya Tabungan Rp1,8 Miliar di Usia 24 Tahun, Ini Rahasianya

Hal ini dikarenakan secara kelembagaan, perdagangan aset kripto di Indonesia sudah dibilang lengkap. Mulai dari bursanya, yaitu Digital Future Exchange (DFX), para pedagang aset kripto, serta PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) sebagai Lembaga Kliring pun sudah siap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perdagangan aset kripto melalui bursa tinggal menunggu persetujuan dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappepti).

img_title Gaji Baru Masuk tapi Langsung Habis? 8 Kebiasaan Finansial Ini Mungkin Terbentuk Sejak Kecil

"Kami mendukung penuh rencana dan aturan tentang bursa kripto, yang tentunya akan memberikan perlindungan kepada masyarakat dan investor," kata Kepala Eksekutif Indodax, Oscar Dharmawan, Senin, 26 April 2021.

Ia melanjutkan bahwa aset kripto memiliki potensi bersar untuk berkembang di Indonesia, dan sudah selayaknya diperdagangkan melalui mekanisme di bursa. Sementara itu, Kliring Berjangka Indonesia siap sebagai lembaga kliring bursa aset kripto, baik dari sisi permodalan maupun infrastruktur.

img_title Menteri Perindustrian Sarmuji Siapkan Jurus Lintas Kementerian untuk Genjot Ekonomi dan Lapangan Kerja

"Kami sudah siap 100 persen sebagai lembaga kliring. Peran kami meliputi penyelesaian keuangan, fungsi delivery versus payment, dan pengawasan integritas keuangan, fungsi suspend, rekomendasi sistem dan anggota," kata Direktur Utama Kliring Berjangka Indonesia, Fajar Wibhiyadi.

Ia mengatakan, dengan hadirnya bursa kripto di Indonesia, tentu menjadi hal positif terkait ekosistem investasi, karena masyarakat atau investor akan memiliki banyak pilihan dalam menentukan arah investasinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun demikian, ia mengaku akan terus mengedukasi masyarakat soal aset kripto. Karena, bagaimana pun, sebuah investasi selalu memiliki risiko, dan terkait risiko ini masyarakat juga harus memahami dengan baik.

Kementerian Perdagangan, melalui Bappebti, telah menerbitkan Peraturan Bappebti Nomor 7 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Dapat Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto. Peraturan tersebut diterbitkan dan mulai berlaku pada 17 Desember 2020.

Presiden Prabowo Subianto Panggil Kepala Bakom Syahganda

Bertemu Prabowo, Syahganda Diingatkan soal Komunikasi Sederhana hingga Terima Kritikan Masyarakat

Panggil Syahganda, Prabowo menekankan pentingnya penggunaan bahasa yang sederhana agar komunikasi pemerintah mudah dipahami dan menerima kritikan dan masukan masyarakat.

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut