Jangan Setengah-setengah Terjun di Dunia eSports

Dota 2
Sumber :
  • Instagram/@dota2ti

VIVA – Indonesia Esports League (IEL) University Super Series Season 3 telah berakhir. Turnamen eSports tingkat universitas yang digelar online pada 29-30 Mei 2021 dan didukung oleh Tencent Indonesia dan Indonesia Esports Association (IESPA) ini mempertandingkan 2 game, yaitu Dota 2 dan PUBG Mobile.

img_title PB ESI Punya Ketua Baru, Herindra Ingin Indonesia Jadi Kekuatan Esports Asia

Alhasil, juara pertama Dota 2 dimenangkan oleh Universitas Diponegoro. Juara kedua dari Universitas Surabaya, ketiga oleh Universitas Gadjah Mada, dan keempat diraih Binus University.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca: Tambang Minyak Ini Sering Diabaikan

img_title Enggak Cuma Buat eSports, Lini Monitor Terbaru Ini Punya Refresh Rate Gila-Gilaan dan Akurasi Warna Tingkat Tinggi

Sementara Telkom University berhasil meraih juara pertama untuk game PUBG Mobile, yang diikuti oleh Universitas Surabaya, Universitas Tanjungpura, serta UPN Veteran Jawa Timur di juara keempat.

Selanjutnya, Universitas Ciputra berada pada juara kelima, diikuti Universitas Gunadarma, Universitas Kristen Duta Wacana, dan juara kedelapan ditempati Universitas Andalas.

img_title Kapan Mobile Legends Mulai Populer di Indonesia? Ini Perjalanan MLBB hingga Jadi Game Favorit

Menurut Chief Operational Officer Mix 360 Esports, Harry Kartono, tujuan terselenggaranya turnamen ini sebagai bentuk dukungan dengan membuka peluang berkarir di ekosistem eSports bagi para mahasiswa.

Selain itu, penyelenggaran turnamen eSports ini diharapkan dapat membawa angin segar di sektor ekonomi serta bisa mengangkat nama Indonesia di berbagai kancah kompetisi eSports internasional berkat bekal kesuksesan anak-muda yang sukses menjuarai berbagai macam kompetisi game online.

"Salah satunya melalui IEL University Super Series Season 3. Apalagi, tawaran peluang lapangan pekerjaan baru di sektor industri kreatif eSports ini terbuka lebar jika ditekuni dan diasah sesuai talenta masing-masing," papar dia, Selasa, 8 Juni 2021.

Photo :
  • U-Report

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum IESPA, Eddy Lim, menyebut turnamen IEL University Super Series Season 3 bisa memupuk jiwa sportivitas sesama pemain atau gamer.

“Kemenangan di ajang turnamen ini merupakan kebanggaan berkat kegigihan dan kerja sama tim. Tentunya, kompetisi eSports seperti ini perlu digelar secara konsisten sehingga mendukung sekaligus memupuk jiwa sportif dan kompetitif secara positif," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PUBG Mobile South East Asia Director, Oliver Ye, menambahkan jika kemenangan tim membuktikan bahwa segala persiapan, perjuangan, serta partisipasi berbagai pihak membuahkan hasil yang membanggakan sekaligus menjadi ruang lahirnya bagi atlet-atlet eSports potensial.

"Semoga bakat dan potensi mereka semakin terasah dengan mengoreksi kekurangan dan meningkatkan kemampuannya agar bisa terus mengukir prestasi unggul di berbagai level kompetisi," ujar dia.

Ilustrasi sport science juga diterapkan di eSports.

Metode Ini Jadi Senjata Rahasia Atlet eSports Indonesia, Bebas Otot Kaku

Sport science membantu tim pelatih menyusun program yang terukur serta relevan dengan kebutuhan atlet dan karakter setiap kompetisi serta tingkat persaingan yang berbeda.

img_title
VIVA.co.id
16 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut