End-to-end Encryption WhatsApp, Bagaimana Cara Kerjanya?

WhatsApp.
Sumber :
  • NewsBeezer

VIVA – WhatsApp merupakan platform bertukar pesan yang saat ini paling banyak digunakan. Salah satu cara WhatsApp untuk menjaga keamanan dan privasi para penggunanya adalah dengan menawarkan fitur end-to-end encryption di dalam aplikasinya. 

img_title Galeri HP Penuh Gegara Foto WhatsApp? Coba Matikan Fitur Ini Tanpa Harus Menghapus Chat

Artinya, pihak WhatsApp dan siapapun itu, termasuk hacker, tidak bisa membaca pesan, foto, video, pesan suara, dokumen, dan status yang Anda kirimkan ke orang lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“End-to-end encryption digunakan saat Anda menulis pesan dengan orang lain menggunakan WhatsApp. End-to-end encryption memastikan hanya Anda dan orang yang berkomunikasi dengan Anda yang bisa membaca atau mendengar apa yang dikirim,” tulis WhatsApp.

img_title Terungkap! WNI yang Diduga Jadi Tentara Rusia Kirim Pesan WhatsApp ke Jubir Kemlu

Hal ini dikarenakan, dengan adanya end-to-end encryption, pesan-pesan Anda di WhatsApp akan diamankan dengan sebuah kunci yang hanya bisa diakses oleh Anda dan si penerima pesan.

Tak perlu pusing-pusing mencari tahu bagaimana cara mengaktifkan fitur enkripsi pada aplikasi messenger ini. Pasalnya, fitur ini sudah aktif secara default atau sudah otomatis dinyalakan oleh WhatsApp.

img_title Daftar HP Android yang Enggak Diterima WhatsApp, iPhone Sebentar Lagi

Sehingga, para pengguna bisa dengan nyaman berkirim pesan tanpa harus memikirkan keamanan maupun privasinya.

Bagaimana cara kerja end-to-end encryption tersebut?

WhatsApp menggunakan Protokol Sinyal yang dikembangkan oleh Open Whisper Systems. Berikut ini langkah-langkah yang menggambarkan bagaimana cara kerja end-to-end encryption ketika dua orang berkomunikasi melalui WhatsApp, seperti dikutip dari laman Business Today:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  1. Ketika pengguna pertama kali membuka WhatsApp, akan ada dua kunci berbeda (umum dan pribadi) yang dihasilkan. Di sini, proses enkripsi akan berlangsung pada telepon.
  2. Kunci pribadi harus tetap dengan pengguna, sedangkan kunci umum akan ditransfer ke penerima pesan melalui server WhatsApp terpusat.
  3. Kunci umum akan lebih dulu mengenkripsi pengirim pesan di telepon sebelum sampai pada server terpusat.
  4. Server tersebut hanya digunakan untuk mengirimkan pesan terenkripsi. Pesan hanya bisa dibuka dengan kunci pribadi penerima. Tidak ada pihak ketiga, bahkan termasuk WhatsApp tidak akan bisa menghalangi dan membaca pesan tersebut.
  5. Apabila seorang hacker mencoba meretas dan membaca pesan, mereka tidak akan berhasil karena enkripsi tersebut.

Bagaimana cara memastikan bahwa WhatsApp Anda sudah menggunakan end-to-end encryption?

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut