Berisik gara-gara Label Kemasan Plastik

ilustrasi daur ulang plastik.
Sumber :
  • U-Report

Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian, Edy Sutopo, mengutarakan seharusnya BPOM perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum membuat wacana pelabelan.

img_title Pakar ITB: Galon Polikarbonat yang Terdegradasi Tidak Kembali Membentuk BPA

Edy menyebut seharusnya BPOM perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum membuat wacana pelabelan itu.  Misalnya, kata Edy, BPOM harus melihat negara mana yang sudah meregulasi terkait BPA ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, adakah kasus yang menonjol yang terjadi di Indonesia ataupun di dunia terkait dengan kemasan yang mengandung BPA ini, serta adakah bukti empiris yang didukung scientific evidence, dan apakah sudah begitu urgen kebijakan ini dilakukan.

img_title Plastik Polikarbonat Bisa Menurun Kualitasnya? Ini Penjelasan Ilmiahnya

"Itu pertimbangan yang perlu dilakukan sebelum BPOM mewacanakan kebijakan terkait kemasan pangan yang mengandung BPA itu. Dalam situasi pandemi sekarang di mana ekonomi sedang terjadi kontraksi secara mendalam, patutkah kita menambah masalah baru yang tidak benar-benar urgent?" papar dia.

Inovasi kemasan plastik

Tren Bergeser, Inovasi Kemasan Bisa Dongkrak Omzet hingga Pengaruhi Loyalitas Konsumen

Kemasan plastik tak lagi hanya sebagai pelindung produk tapi juga jadi strategi pemasaran yang dinilai mampu menarik perhatian konsumen hingga mendorong peningkatan omzet

img_title
VIVA.co.id
29 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut