Jupiter Sedang Terluka

Planet Jupiter dengan empat Bulan sebagai satelitnya.
Sumber :
  • Instagram/@simply_telescope

VIVA – Pengamat astronomi dari Brasil Jose Luis Pereira menangkap kilatan terang di Jupiter, planet raksasa di Tata Surya, pada Senin malam, 13 September lalu. Pada hari sebelumnya, Pereira memasang peralatannya di Sao Caetano do Sul, Sao Paulo, Brazil. Seperti malam-malam lainnya, ia ingin memotret Jupiter dan merekam video untuk program bernama DeTeCt.

img_title Hercules Ada di Lokasi Kerusuhan 27 Agustus, GRIB Jaya: Kami Sayangkan Potongan Video untuk Bangun Framing

Cuaca saat itu memang sedang tidak bersahabat. Tapi Pereira bertahan. Ia pun berhasil mengumpulkan serangkaian 25 video Jupiter tanpa jeda waktu, mengutip dari laman Live Science, Rabu, 22 September 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang membuat saya terkejut, dalam video pertama saya melihat cahaya yang berbeda di Planet Jupiter. Tapi saya tidak terlalu mempedulikannya karena saya pikir itu mungkin sesuatu yang terkait dengan parameter. Saya terus menontonnya seperti biasa," kata Pereira.

img_title Melonjak 90 Persen, Airlangga Sebut Penjualan via Video Commerce di RI Tembus 2,6 Miliar Transaksi

Ia tidak menghentikan kegiatannya karena khawatir cuaca bertambah buruk. Pereira lalu memasukkan video ke dalam program DeTeCt dan bergegas pergi tidur.

"Saya memeriksa hasilnya hanya pada pagi hari tanggal 14 (September) ketika program mengingatkan saya tentang kemungkinan dampak yang tinggi dan memverifikasi bahwa memang ada rekaman di video pertama malam itu," paparnya.

img_title Bisnis Makin Dekat dengan Pelanggan Lewat Video Call WhatsApp, Apa Saja Manfaatnya?

Pereira kemudian mengirim informasi tersebut ke Marc Delcroix dari French Astronomical Society, yang mengkonfirmasi bahwa Pereira memang merekam insiden yang dialami Jupiter terjadi pada Senin hari itu pukul 18.39 EDT (2239 GMT).

"Bagi saya (rekaman cahaya di Planet Jupiter) itu adalah momen emosi yang luar biasa. Karena, saya sudah mencari catatan peristiwa seperti ini selama bertahun-tahun," jelas dia. Pereira menggunakan teleskop Newtonian 275mm f/5.3 dengan kamera QHY5III462C, ditambah lensa okuler Televue Powermate 5x (f/265) dan filter IRUV.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jupiter mengorbit dekat dengan sabuk asteroid utama dan memiliki tarikan gravitasi yang kuat sehingga planet itu cukup sering dihantam. Pada Juli 1994 misalnya, pecahan dari Komet Shoemaker-Levy 9 yang menabrak planet rakasasa itu menciptakan luka besar di atmosfer planet itu selama berbulan-bulan.

Bekas luka tersebut membuka jendela langka ke Jupiter di bawah puncak awan dan astronom profesional memanfaatkan momentum itu. Mereka mempelajari lokasi tumbukan dengan berbagai teleskop yang kuat untuk menyempurnakan pemahaman tentang komposisi atmosfer raksasa gas itu.

Ilustrasi kamera HP

Apa Itu ISP pada Prosesor HP? Komponen Tak Terlihat yang Ikut Menentukan Detail Foto dan Video

ISP pada prosesor HP berperan penting dalam mengolah data kamera menjadi foto dan video. Kenali cara kerja ISP, pengaruhnya pada HDR, foto malam, warna, dan detail.

img_title
VIVA.co.id
4 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut