Facebook Umumkan Fitur Baru, Admin Grup Bisa Dapat Cuan?

Ilustrasi Facebook
Sumber :
  • pixabay

VIVA – Facebook membawa fitur monetisasi ke bagian lain dari layanan grupnya. Jejaring sosial sedang menguji alat baru yang memungkinkan admin grup menghasilkan uang, dengan fitur belanja, penggalangan dana, dan langganan baru. Perusahaan tersebut mengumumkan pembaruan pada acara KTT Komunitas tahunannya, di mana dikatakan bahwa fitur-fitur baru akan membantu orang-orang yang menjalankan grup "mendukung" komunitas yang telah mereka bangun. 

img_title Kemkomdigi Jelaskan Aturan Penindakan Disinformasi, Kritik Masyarakat Tetap Dilindungi

Cara Memonetisasi Grup Facebook

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengutip dari laman engadget, Senin (8/11/2021), dengan perubahan tersebut, admin grup Facebook memiliki tiga cara untuk memonetisasi komunitas mereka. 

img_title Propam Turun Tangan Usai Penggerebekan Ponpes di Sukoharjo, Jumlah Polisi yang Diperiksa Masih Misteri
  1. Yang pertama penggalangan dana komunitas, di mana admin bisa menggalang dana untuk proyek grup, membiayai pengelolaan grup, dan memungkinkan anggota memberikan apresiasi mereka kepada admin dan moderator.
  1. Yang kedua dengan menjual suvenir yang mereka buat melalui toko di grup. Dengan begitu, anggota grup bisa mendapatkan dukungan dengan memperkuat rasa kebersamaan mereka.
img_title Polisi Masih Nekat Nge-Vape Siap-siap! Kapolri Ancam Sanksi hingga Pidana
  1. Subgrup berbayar. Fitur ini merupakan yang paling baru di Facebook. Fitur ini menjadi tempat bagi anggota untuk berlangganan atau subscribe dengan biaya tertentu untuk mendapatkan akses eksklusif untuk mendapatkan lebih banyak konten, pengalaman seperti pelatihan atau perjejaring, hingga percakapan yang mendalam.

Sebagai bagian dari upaya memperluas langganan berbayar di Facebook, fitur baru ini memungkinkan admin menunjang komunitasnya selama menawarkan lebih banyak pengalaman yang bermakna bagi anggota grup.

Facebook Berjuang Mengendalikan Grup yang Bermasalah

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maria Smith, VP of Communities Facebook mengatakan bahwa Facebook tidak mengharapkan semua grup menginginkan atau membutuhkan fitur berbayar ini, namun banyak grup sudah menjual merchandise mereka sendiri atau mengorganisir penggalangan dana. Jadi membawa alat langsung ke mereka bisa bermanfaat. Di sisi lain, grup juga menjadi rumah bagi konten Facebook yang paling beracun dan memecah belah, dan perusahaan telah untuk mengendalikan grup yang bermasalah.

Mengingat rekam jejak Facebook di sini, beberapa grup akan menemukan cara untuk menyalahgunakan alat ini (Facebook merencanakan peluncuran yang lambat, sehingga sebagian besar grup tidak akan langsung memiliki akses ke fitur ini). Smith mencatat bahwa subgrup akan memiliki alat moderasi yang sama dengan grup yang lebih luas dan dalam beberapa kasus dapat mempermudah admin untuk menanganinya. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut