Bill Gates Sedang Berjudi

Miliarder Bill Gates.
Sumber :
  • Pixabay

Namun ternyata seorang ahli menilai bahwa ini bukanlah reaktor nuklir yang kecil. "Reaktor ini bukanlah reaktor yang kecil, mencapai 345 megawatt (MW)," tegas Antony Froggatt, seorang peneliti di Chatham House.

img_title Warren Buffett Tak Pernah Menjadikan Emas Pilihan Investasi Utama, Ini 4 Alasannya

Meskipun jauh lebih kecil daripada reaktor yang ada (1.000 MW), tapi reaktor ini masih tergolong besar dan kemungkinan tidak semodular seperti perkiraan awal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini melemahkan argumen bahwa reaktor dapat dibangun di pabrik dan kemudian dikirim keluar, yang digadang akan jadi lebih murah," jelasnya, mengingatkan.

img_title Mengenal Damar Wicaksono, Anak Dono Warkop yang Jadi Ahli Nuklir di Jerman

Charles Forsberg dari Departemen Ilmu dan Teknik Nuklir di Massachusetts Institute of Technology, AS mengatakan Natrium mencakup tangki-tangki penyimpanan panas nitrat – jenis penyimpanan panas yang sama seperti yang dipakai dalam sistem tenaga surya terkonsentrasi – pengganti turbin gas dan pembangkit listrik tenaga batu bara.

"Penyimpanan panas ini 10 kali lebih murah daripada penyimpanan dengan menggunakan baterai tetapi membutuhkan teknologi penghasil panas untuk menggabungkan penyimpanan panas. Nuklir adalah teknologi penghasil panas rendah karbon," ujarnya.

img_title WHO Ingatkan Pentingnya Mengontrol Asupan Garam Harian, Ini Kebiasaan yang Harus Dihindari

Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Photo :
  • ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf

Sementara Guru Besar Ilmu Atmosfer Penn State University, Michael E. Mann, secara tegas menyebut Bill Gates selama ini meremehkan peran teknologi energi terbarukan yang aman dan terbukti dalam mendekarbonisasi ekonomi negara.

"Ia memainkan teknologi yang lebih berbahaya dan berisiko seperti geoengineering dan nuklir," katanya.

Ia pun merasa terganggu, karena menurutnya, Bill Gates mencoba menarik keuntungan dengan melakukan apa yang ia sebut sebagai 'penyesatan’.

"Ini salah arah dan berbahaya. Saat ini, yang menjadi hambatan bagi aksi kebijakan iklim bukanlah teknologi, tapi kebijakan," tegas Mann.

Saat ini, energi angin dan Matahari jauh lebih murah, dan lebih cepat untuk digunakan, serta jauh lebih aman daripada pembangkit nuklir tradisional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apakah mungkin pembangkit listrik yang dibayangkan Gates dan Warren Buffet akan jadi lebih baik dibandingkan pembangkit listrik tenaga nuklir tradisional? tanya Robert Howarth, profesor di Cornell University.

"Mungkin, tapi ini masih percobaan. Dan saya meragukan klaim mereka. Sebaiknya kita tidak usah memakai tenaga nuklir, tapi secepatnya beralih ke 100 persen pemakaian energi terbarukan," kata Howarth.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut