Indonesia-China Perkuat Kerja Sama Transformasi Digital
- Dok. CAIH
Djauhari Oratmangun menyebut China merupakan mitra dagang terbesar Indonesia dengan nilai mencapai US$80 miliar (Rp1.149 triliun) di 2020 dan bisa mencapai US$100 miliar (Rp1.436 triliun) pada 2021, atau peningkatannya sebanyak 20 persen.
"Ini mirip dengan CAGR 23 persen ekonomi digital Indonesia US$44 miliar (Rp632 triliun) di 2020 dan US$124 miliar (Rp1.781 triliun) pada 2025. Kerja sama ini tidak dapat dihindari tetapi merupakan keharusan sehingga dapat dibayangkan seberapa besar perkembangan Indonesia saat ini hingga 20 tahun ke depan" ungkapnya.
Sebagai langkah konkret dalam upaya mendukung perkembangan talenta digital Indonesia, Maman Imanulhaq memberikan perkenalan tentang program Konten Digital Pesantren (KodiPest) yang dikerjasamakan dengan CAIH.
KodiPest mencakup pembuatan ekosistem konten digital di pesantren-pesantren yang melakukan pelatihan, pembinaan, inkubasi, kurasi dan publikasi konten dari para santri.
Selain itu, dilakukan penanda-tanganan MoU dengan perusahaan-perusahaan yang hadir dan dari Ide Indonesia Entrepreneurs (Idepreneurs) yang memfasilitasi sejumlah 100 peserta magang bagi mahasiswa-mahasiswi Indonesia.
The 2021 Indo-China Digital Information Exchange Conference terdiri dari sesi konferensi, di mana perusahaan China dan Indonesia memaparkan solusi digital yang dikembangkan masing-masing termasuk solusi telekomunikasi, OTT and Digital TV dari Loose Goose Technology, dan Cloud Computing applications dari Whale Cloud Technology.