Ada Persamaan antara Bumi dengan Venus

Venus.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Suatu bentuk kehidupan telah menciptakan reaksi kimia. Planet Venus mungkin menyimpan bentuk kehidupan di awannya yang memproduksi amonia yang terdeteksi pada 1970-an, menurut hipotesis Prosiding National Academy of Sciences.

img_title BNPB: Total Korban Jiwa Gempa Bumi M 7,7 Capai 47 Orang hingga Sabtu Malam

Amonia yang terdeteksi itu seharusnya tidak diproduksi secara normal. Dalam studi baru mereka disebutkan bahwa para peneliti memodelkan serangkaian proses kimia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika amonia memang ada maka gas akan memicu kaskade reaksi kimia sehingga menetralkan tetesan asam sulfat di sekitarnya.

img_title Laba BUMI Melonjak 188 Persen, Emiten Bakrie-Salim Raup Untung US$58,85 Juta pada Semester I-2026

Peningkatan amonia dari waktu ke waktu akan mengubah pH awan dari kira-kira minus 11 menjadi 0. Awan yang kurang asam kemudian akan berada dalam kisaran keasaman yang bisa ditoleransi.

Beberapa bentuk kehidupan di Bumi menghasilkan amonia yang dengan cara ini untuk menetralkan serta membuat lingkungan yang sangat asam dapat ditinggali oleh manusia, menurut laman Express, Selasa, 21 Desember 2021.

img_title Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Dahsyat di Jepang Bertambah Jadi 38 Orang

Penulis studi William Bains mengatakan bahwa kehidupan dapat tumbuh di lingkungan asam di Bumi. Namun, tidak ada asam seperti yang diyakini hadir di awan Venus.

"Tetapi jika ada sesuatu yang membuat amonia di awan, maka itu akan menetralkan beberapa tetesan, membuatnya berpotensi lebih layak huni," kata dia.

Menurut mereka, penjelasan yang paling masuk akal adalah asal biologis, bukan non-biologis seperti kilat atau letusan gunung berapi. Penulis studi lainnya Sara Seager menyebut amonia seharusnya tidak ada di Venus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini memiliki hidrogen yang melekat padanya dan hanya ada sedikit hidrogen di sekitarnya. Setiap gas yang tidak termasuk dalam konteks lingkungannya secara otomatis mencurigakan dibuat oleh sebuah kehidupan. Anomali lain yang ditemukan dalam penelitian ini termasuk tingkat uap air dan sulfur dioksida yang tidak terduga," paparnya.

BMKG, Gempa M 6,4 Simalungun, Sumatera Utara

BMKG: Gempa Magnitudo 6,4 di Simalungun Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG menyatakan bahwa gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,4 terjadi pada Sabtu, pukul 17.54.52 WIB di wilayah Simalungun, Sumatera Utara, tidak berpotensi tsunami.

img_title
VIVA.co.id
15 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut