Kembaran PUBG Terancam Dilarang Pemerintah

PUBG: New State.
Sumber :
  • DNA India

VIVA – Setelah melarang game multiplayer battle royale Free Fire milik Garena, larangan serupa sedang mengancam Battlegrounds Mobile India (BGMI) ke Pengadilan Tinggi Telangana, India.

img_title Menkeu Suahasil: Utang Krisis 1998 Lunas, Kita Selesaikan di Agustus

Public Interest Litigation (PIL) diajukan untuk mengetahui bagaimana sebenarnya status hukum BGMI di India. Di masa lalu, PUBG, pendahulu BGMI, dilarang karena hubungannya dengan China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Faktanya, BGMI adalah tiruan dari aplikasi seluler PUBG. Tetapi, game PUBG kembali sebagai BGMI di India di bawah penerbit Korea Selatan, Krafton dan telah disetujui oleh pemerintah.

img_title Pemerintah Tarik Utang Baru Per Agustus 2026, Capai Rp506 Triliun

PIL baru ini telah membuat para gamer khawatir tentang apakah game baru ini akan bernasib sama dengan pendahulunya.

Kementerian Elektronika dan Informatika atau MeitY memberi tanggapan bahwa antara PUBG dan BGMI merupakan dua hal yang berbeda dan tidak sama.

img_title 5 HP Flagship di Indonesia yang Semakin Mahal, Perhatikan Sebelum Membeli!

Mewakili MeitY, N Samaya Balan mengatakan bahwa hanya pemerintah yang memiliki kewenangan untuk membatasi akses komputer. Secara terpisah, kementerian juga mencatat tidak ada permintaan terkait larangan BGMI.

Tanggapan pemerintah menunjukkan bahwa game populer Krafton itu saat ini tidak dalam bahaya karena alasan larangan pemerintah, melansir dari situs Tech Hindustan Times, Sabtu, 5 Maret 2022.

Garena Free Fire mendapat larangan pada hari Valentine tahun ini. Banyak yang khawatir jika akan ada lebih banyak larangan pada aplikasi lain.

Larangan Free Fire menarik perhatian karena aplikasi tersebut bukan berasal dari China melainkan perusahaan Singapura, Sea Ltd.

Pendiri dan Kepala Eksekutif Sea, Forrest Li, diketahui lahir di China dan saat ini adalah warga negara Singapura.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun demikian, larangan itu diberlakukan karena koneksi China yang dikonfirmasi oleh pemerintah. Setelah larangan pertama PUBG oleh Tencent, perusahaan induk Krafton mengambil alih dan membangun kembali game tersebut untuk pasar India setelah mempertimbangkan semua kekhawatiran pemerintah.

Oleh karena itu, kemungkinan larangan yang dikenakan pada aplikasi sangat kecil. Menarik juga untuk melihat apakah Sea Ltd. mengambil rute yang sama seperti yang dilakukan pembuat PUBG dan membawa Garena Free Fire kembali untuk pasar India.

Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Prabowo Soroti Laba BUMN Naik Gegara Pembenahan Perusahaan Negara

Prabowo kembali menyoroti peningkatan laba sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) pada semester I 2026 sebagai hasil pembenahan pengelolaan perusahaan negara.

img_title
VIVA.co.id
18 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut