Masih Ada Ketimpangan Akses Internet di Desa dan Kota

Ilustrasi pemerataan infrastruktur digital.
Sumber :
  • Y20 Indonesia

VIVA – Populasi anak muda di dunia saat ini mencapai 1,8 miliar jiwa. Jumlah tersebut yang terbesar dalam sejarah.

img_title Teknologi AI Makin Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari, Pekerjaan Apa Saja yang Bisa Dibantu?

Anak muda sebenarnya bisa menjadi kekuatan hebat untuk mendorong pembangunan serta transformasi sosial dan ekonomi jika mereka diberikan keterampilan, pengetahuan, dan peluang untuk berkembang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketidaksetaraan ini dinilai mempengaruhi semua segmen masyarakat dan merugikan kelompok rentan, yang sering kali merupakan anak muda.

img_title Transformasi IT Berbasis AI Jadi Solusi Perusahaan RI Menuju Autonomous Enterprise

"Investasi SDM (sumber daya manusia) yang tidak memadai dan meningkatnya intoleransi di masyarakat jadi beberapa tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini," ujar Co-Chair Y20 Indonesia 2022, Nurul Hidayatul Ummah, dalam konferensi pers virtual, Sabtu malam, 18 Juni 2022.

Forum anak muda Youth 20 (Y20) resmi membuka Pra-KTT ke-4 di Manokwari, Papua Barat, dengan tema keberagaman dan inklusi, termasuk pendidikan inklusif, sebagai fokus pembahasan seperti isu pendidikan di era pandemi COVID-19 hingga pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

img_title Investasi Teknologi Bukan Sekadar Ikut Tren, Ini Cara Menyesuaikannya

Pada kesempatan yang sama, Chief Business Officer Kipin.id Steffina Yuli menggarisbawahi adanya kesenjangan infrastruktur digital seperti koneksi internet antara perkotaan dan pedesaan.

Untuk itu, Kipin.id menyediakan teknologi yang memungkinkan siswa mengakses materi pelajaran tanpa adanya internet.

"Perlu adanya solusi yang bisa menjembatani mereka tanpa harus menunggu kesiapan infrastruktur digital. Kita juga perlu memastikan solusi tersebut terjangkau," jelas Steffina.

Menurut Staf Khusus Presiden dan Pendiri Kitong Bisa, Billy Mambrasar, lembaga pendidikan nonformal bisa menjadi cara untuk mengambil aksi nyata dalam mewujudkan pendidikan inklusif.

"Wilayah Indonesia sangat luas dengan 17 ribu pulau. Di Papua sendiri, khususnya Manokwari, jarak desa hingga kabupaten jauh-jauh. Solusi yang kita bisa lakukan adalah kembali ke desa, membuka lembaga pendidikan nonformal, mengadopsi kurikulum Kemendikbudristek, memberikan akses kepada pelajar Papua lainnya," tutur dia.

Sementara Manager World Bank Group Youth Summit 2022, O’Neall Massamba, menambahkan jika pendidikan bagi anak muda penting agar mereka dapat ikut serta dalam ekonomi dan menikmati manfaat dari peluang ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini juga menjadi cara untuk mendorong inklusi," jelasnya.

Ilustrasi muslim traveler/wisata muslim friendly

Umat Muslim Tanah Air Terus Bertransformasi, dari Teknologi hingga Gaya Hidup Modern

Umat Muslim Indonesia beradaptasi dengan teknologi digital, mulai dari belajar agama hingga ekonomi halal. Simak perubahan gaya hidup modern dan tantangan yang dihadapi.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut