Beda Indocomtech 2022 dengan 2019

Suasana pameran Indocomtech 2022 di JCC Senayan, Jakarta Selatan.
Sumber :
  • VIVA/Misrohatun Hasanah

VIVA – Penyelenggara Indocomtech mengklaim bahwa pengunjung pameran perlahan beranjak ramai. Meskipun begitu, suasana dan antusiasme dari pameran ini tetaplah berbeda jika dibandingkan dengan Indocomtech 2019.

img_title Prabowo ke Pengusaha Rusia: Datanglah ke Indonesia, Bangun Industri Bersama Kami

"Kami akui berbeda. Tapi kami optimis esensinya tetap sama dan tercapai," kata pihak penyelenggara Indocomtech dari Yayasan Apkomindo Indonesia yang tidak berkenan disebutkan namanya saat berbincang dengan VIVA Tekno, Jumat, 24 Juni 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari segi yang ikut booth lebih sepi, iya, tapi esensinya tetap dapat. Masyarakat biar tahu kalau Indocomtech tetap hadir dan juga supaya mereka enggak ketinggalan zaman. Ibaratnya kayak metaverse, AR, VR. Itu kalau enggak ada acara ini masyarakat belum tentu tahu. Intinya lebih ke sosialisasi dan edukasi, sih," jelasnya.

img_title Meski Prospek Cerah, Industri Perjalanan Umrah dan Haji RI Dituntut Tingkatkan Kualitas Layanan

Dari sisi merek atau brand yang berpartisipasi terjadi penurunan cukup drastis jika dibandingkan pada 2019 yang diikuti oleh hampir 200, sementara pada Indocomtech 2022 hanya 75 brand saja. Turunnya partisipasi diklaim karena kondisi industri saat ini yang sedang wait and see.

"Industri sekarang lagi wait and see. Jadi ajang pemanasan dan peluang. Kalau mereka ikut pameran menguntungkan enggak sih. Ini juga sekaligus meningkatkan rasa optimisme seluruh pelaku industri teknologi di Tanah Air," ungkap dia.

img_title Infrastruktur Digital Terus Berkembang, Banyak Pertumbuhan Industri Makin Bergantung
Wakil Ketua Fraksi Golkar DPR RI, Bambang Patijaya

Bambang Patijaya: Percepatan EBT Harus Tekan Beban Subsidi dan Bangun Industri Nasional

Bambang menilai percepatan energi baru dan terbarukan (EBT) perlu ditempatkan sebagai strategi nasional untuk memperkuat ketahanan energi, mengendalikan beban subsidi.

img_title
VIVA.co.id
3 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut