5 Fakta Youtuber Minecraft Technoblade yang Meninggal Dunia

Minecraft
Sumber :
  • Minecraft

VIVA Sainstek – Komunitas Minecraft cukup besar adanya di dunia, mengingat game ini telah terjual lebih dari 238 juta kopi dan tersedia di beragam platform.

img_title Minecraft Vanilla Cocok untuk Siapa? Mengulas Gaya Bermain, Tantangan, dan Kebebasan yang Ditawarkan kepada Gamer Indone

Komunitaslah yang membuat game ini tetap hidup dan begitu sukses untuk waktu yang lama, dengan tokoh-tokoh utama di YouTube juga membantu kalian yang menyukai minecrfat untuk memenangkan game.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu YouTuber Minecraft yang terkenal, yaitu Technoblade dikabarkan telah meninggal dunia pada usia 23 tahun pada 30 Juni 2022 setelah berjuang melawan kanker.  Lalu apa saja fakta-fakta semendiang Technoblade, Viva merangkumnya dari berbagai sumber sebagai berikut.

img_title Kanker Sudah Terdeteksi, Haruskah Pengobatan Langsung Dimulai? Ini Penjelasan Dokter

1. 10 Juta Pengikut YouTube

Salah satu tokoh YouTuber Technoblade telah mengumpulkan lebih dari 10 juta pelanggan kanal di YouTuber selama kira-kira satu dekade. Bahkan Video tertua YouTuber yang di unggahnya sudah berasal dari tahun 2013 dan kanalnya memang dibuat untuk menyoroti cinta dan hasratnya terhadap game serta kreativitasnya yang luar biasa.

img_title Minecraft vs Hytale untuk Pemain yang Suka Eksplorasi, Crafting, dan Membangun Dunia Sendiri: Mana yang Lebih Unggul?

2. Ayah Yang Mengumumkan Kematian Akibat Kanker

Ayah Technoblade mengunggah satu video terakhir ke saluran YouTuber  anaknya itu untuk mengumumkan bahwa pembuat konten games minecraft tercinta telah meninggal dunia pada usia 23 tahun.

Technoblade, yang bernama asli Alex, meninggal karena kanker dan menghabiskan waktu terakhirnya untuk menulis surat kepada para penggemarnya dan juga agar bisa dibaca oleh ayahnya. Lebih tepatnya, kira-kira delapan jam setelah menyelesaikan surat itu, Technoblade meninggal.

3. Cerita dari sang Ayah

Ayah Technoblade menceritakan hari-hari terakhir putranya serta cintanya yang diberikan  kepada anaknya sebelum video itu sebelum dipotong menjadi hitam dengan pesan-pesan dari seluruh keluarganya. Keluarga tersebut merefleksikan keinginan Technomancer untuk "menyenangkan dan menghargai penontonnya" melalui video dan aktivitas lainnya.

Keluarganya mencatat bahwa dia ingin identitas aslinya tetap dirahasiakan dan telah meminta penonton untuk terus menghormatinya dan menghormati privasi keluarga saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Kanker Stadium Akhir

"Tahun lalu banyak menemukan titik sulit untuk putra kami saat dia berjuang melawan kanker stadium empat," tulis keluarga Technoblade. "Tapi dia tidak mengeluh, dan terus menggunakan pikiran strategisnya yang sangat terkenal di games minecraft untuk mencoba mengalahkan apa yang dia tahu hampir mustahil seperti seorang penyakitan”.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut