Microsoft PHK 1.800 Karyawan

Headset Microsoft.
Sumber :
  • dw

VIVA Tekno – Microsoft menjadi perusahaan raksasa lainnya yang melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap para karyawannya.

img_title Mau Buka Usaha? Jangan Cuma Siapkan Modal, Ini Langkah Penting agar Tak Salah Strategi

“Kami akhirnya mengeliminasi beberapa posisi di perusahaan, dalam jumlah yang kecil. Seperti perusahaan lainnya, kami mengevaluasi prioritas bisnis kami, dan membuat penyesuaian struktural" ujar Microsoft, seperti dikutip dari situs Techcrunch, Rabu, 13 Juli 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikabarkan, Microsoft menerapkan kebijakan PHK sekitar 1.800 ribuan karyawannya. Lebih dalam, Microsoft mengatakan hal ini merupakan "penyesuaian peran dan grup bisnis" setelah akhir tahun fiskal.

img_title Di Tengah Dinamika PHK, Pemprov Jabar Perkuat Perlindungan Pekerja dan Perluas Kesempatan Kerja

Artinya, kebijakan PHK ini dilaporkan memengaruhi 1 persen dari total pegawai Microsoft, yang saat ini mencapai 180 ribu orang.

Adapun, Microsot tidak merinci secara spesifik regional atau divisi mana yang terdampak kebijakan PHK ini. Meskipun begitu, Microsoft memastikan pihaknya akan tetap menambah jumlah pegawai dalam beberapa bulan ke depan.

img_title 1.000 Karyawan Netflix Kena PHK, Ini Daftar Divisi yang Terdampak

Sebelumnya, Microsoft melaporkan pendapatan yang besar pada kuartal ketiga 2022, dengan peningkatan pendapatan sebesar 26 persen Year-on-Year melalui pendapatan cloud mereka dengan pendapatan rata-rata sebesar US$49,4 miliar (Rp741 triliun).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya, sebagai imbas dari nilai tukar yang tengah tidak menentu, Microsoft merevisi proyeksi pendapatan dan laba kuartal keempatnya.

PHK pada sektor teknologi memang tengah marak dalam beberapa bulan ini, melalui kebijakan ini, artinya, Microsoft menyusul Twitter yang sebelumnya telah terlebih dahulu mem-PHK 30 persen karyawan pada bagian tim rekrutmennya.

Ilustrasi content creator.

Kreator Konten Indonesia Bidik Panggung Asia Tenggara, Industri Digital Kian Bernilai Ekonomi

Industri kreator konten kian berdampak pada bisnis dan budaya. Kreator dari Indonesia banyak yang bersaing di acara TikTok Awards Southeast Asia 2026.

img_title
VIVA.co.id
15 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut