Orang Indonesia Habiskan 8,5 Jam untuk Main Game

Lee Marvin, Vice President of Enterprise Product Agate.
Sumber :
  • VIVA/Muhammad Naufal

VIVA – Media game sudah menjadi tren konsumsi sehari-hari masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, di Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Lee Marvin, Vice President of Enterprise Product Agate.

img_title Playoffs MPL ID S18 Digelar 4–8 November 2026, Ini Link Live Streaming, dan Cara Beli Tiketnya

Berdasarkan data dari Asosiasi Games Indonesia (AGI) yang menunjukkan sebanyak 190 juta jiwa atau 2/3 dari total populasi masyarakat Indonesia menghabiskan waktu sebanyak 8,5 jam per minggu untuk bermain game.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, dari 190 juta orang tersebut, 30 persen atau 57 juta, merupakan anak di bawah usia 20 tahun atau masih dalam usia sekolah. Lebih lanjut, Lee mengatakan bahwa generasi ini nantinya dapat disebut sebagai native game generation.

img_title Ingin Masuk Dunia Esports Indonesia? Ini Langkah Awal yang Perlu Diketahui Gamer Pemula

“Nantinya, ketika mereka sudah besar bisa menjadi generasi yang namanya native game generation atau anak-anak yang sudah terbiasa berkomunikasi atau berinteraksi lewat game,” paparnya, Kamis, 14 Juli 2022.

Meskipun begitu, Lee menambahkan, media game juga dapat memberikan dampak positif terhadap metode pembelajaran anak. Ia lalu mencontohkan startup edutech Ruangguru.

img_title Kompetisi Esports Ini Jadi Panggung Lahirnya Talenta Muda Berbakat

“Dampak positifnya metode pembelajaran dengan game itu waktu yang dikonsumsi anak-anak bisa jadi lebih panjang secara rata-rata. Dengan adanya game itu sampai 3,5 kali lipat lebih engaged dibanding metode biasa,” klaim dia.

Sebelumnya, Agate menjalin kerja sama dengan Majamojo, joint venture (JV) besutan Telkomsel dan GoTo. Keduanya mengawali dengan peluncuran Memories di kawasan Asia Tenggara.

“Setelah aktif membangun industri video game Indonesia, kini kami siap untuk mencapai tujuan lebih tinggi. Dengan kerja sama ini, saya pikir bersama Majamojo bisa merilis banyak game favorit ke dunia, yang dibuat oleh talenta asli Indonesia," ujar Shieny Aprilia, CEO Agate.

Majamojo memiliki tujuan untuk menjadi penerbit yang mendorong penetrasi game buatan lokal. Kemudian, mencoba untuk mengungkapkan potensi terbesar para developer, terutama yang judul-judul menyambangi platform mobile.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan Agate, sebuah perusahaan pengembang game yang sudah berdiri sejak 2009. Hingga saat ini, mereka telah meluncurkan lebih dari 300 judul.

Jadwal MPL ID S18

Update Playoff MPL ID S18: ONIC Hadapi Alter Ego, Mampukah Sang Raja Langit Bangkit?

ONIC Esports menghadapi Alter Ego pada playoff MPL ID S18, 4 November 2026. Simak jadwal pertandingan, catatan regular season, format BO5, serta peluang kedua tim melaju

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut