Ditanya Ini, Mark Zuckerberg Jadi Frustasi

Bos Meta Mark Zuckerberg.
Sumber :
  • Sott

VIVA Tekno – Kepala Eksekutif Meta Mark Zuckerberg tampak sangat kesal selama tanya jawab karyawan setelah seorang karyawan bertanya tentang opsi liburan perusahaan yang telah diperpanjang pada awal pandemi COVID-19.

img_title Buntut Karhutla, RI Bekukan Izin 6 Perusahaan, Total 32 Korporasi Kini Kena Sanksi

Seorang karyawan yang diidentifikasi sebagai Gary dari Chicago bertanya kepada Zuckerberg apakah perusahaan akan terus menawarkan hari libur ekstra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meta awalnya memperkenalkan waktu istirahat tambahan untuk membantu meningkatkan moral ketika pandemi pada Maret 2020. Pekerja tersebut bertanya apakah itu akan kembali diterapkan pada tahun ini.

img_title Tegas! Singapura Tak Mundur, Perusahaan Pemicu Kabut Asap Bakal Ditindak

"Baiklah. Mengingat nada saya di sisa Q&A, Anda mungkin bisa membayangkan apa reaksi saya terhadap ini," katanya frustasi.

Zuckerberg kemudian mengonfirmasi bahwa Meta Days memang akan dirutinkan setelah tahun ini, mengutip dari situs Independent, Rabu, 27 Juli 2022.

img_title 32 Perusahaan Kena Sanksi Gegara Karhutla, 12.926 Hektare Lahan Terbakar di 7 Provinsi

Padahal, sebelum pertanyaan dibuka, Mark Zuckerberg baru saja selesai memberi tahu stafnya, memperingatkan dengan penuh semangat tentang bagaimana ekonomi menuju kemerosotan terburuk yang pernah kita lihat dalam sejarah.

Dia juga menjelaskan mengapa raksasa teknologi itu akan membekukan perekrutan di banyak area. Hal tersebut dilakukan untuk menurunkan biaya juga mengurangi perekrutan pada proyek-proyek berprioritas rendah.

Perusahaan asal negeri Paman Sam ini juga akan memangkas karyawan baru untuk tim teknik pada tahun depan sebesar 30 persen, hanya menambah antara 6.000 hingga 7.000 insinyur bukan 10.000 seperti yang diproyeksikan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mark Zuckerberg juga mengeluarkan peringatan kepada staf, mengisyaratkan bahwa karyawan yang mendapati diri mereka tidak  mengikuti kecepatan perusahaan berpotensi dikeluarkan.

"Secara realistis, mungkin ada sekelompok orang di perusahaan yang seharusnya tidak berada di sini. Saya pikir beberapa dari Anda mungkin memutuskan bahwa tempat ini bukan untuk Anda," kata Zuckerberg.

Ilustrasi bisnis.

Transformasi IT Berbasis AI Jadi Solusi Perusahaan RI Menuju Autonomous Enterprise

Transformasi teknologi kini sangat membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional, mengintegrasikan sistem, dan mengoptimalkan kinerja bisnis.

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut