2 Asteroid Besar Mengarah Bumi, Barengan sama Tahun Baru Islam

Asteroid melewati Bumi.
Sumber :
  • Discover Magazine

VIVA Tekno – Dua asteroid seukuran gedung pencakar langit sedang meluncur ke arah Bumi pada akhir pekan ini. Pertama, akan mendekati Bumi pada Jumat, 29 Juli, dan kedua, menyusul kemudian pada Sabtu, 30 Juli 2022.

img_title PBNU Putuskan 1 Muharam 17 Juni 2026, Kemenag Jelaskan Alasan Beda Tanggal Penetapan

Asteroid 2016 CZ31 adalah yang pertama yang akan mepet-mepet Bumi pada Jumat hari ini pukul 19.00 ET atau pada Sabtu pagi, pukul 06.00 WIB dengan kecepatan sekitar 34.560 mph (55.618 km per jam), menurut Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedatangan batu luar angkasa ini juga bersamaan dengan Tahun Baru Islam 1444 Hijriah. Para astronom memperkirakan bahwa Asteroid 2016 CZ31 berukuran sekitar 400 kaki (122 meter) di titik terlebarnya yang membuatnya selebar gedung 40 lantai, seperti dikutip dari situs Live Science, Jumat, 29 Juli 2022.

img_title PBNU Tetapkan 1 Muharam 1448 H Jatuh 17 Juni 2026, Hilal Tak Terlihat di Seluruh Titik Pemantauan

Batu luar angkasa tersebut akan melewati Bumi dengan aman pada jarak sekitar 1.740.000 mil (2.800.000 kilometer) atau lebih dari tujuh kali jarak rata-rata antara Bumi dan Bulan. Menurut NASA, Asteroid 2016 CZ31 mendekati Bumi setiap beberapa tahun dan yang berikutnya dijadwalkan pada Januari 2028.

Lalu, pada Sabtu, 30 Juli 2022, Asteroid 2013 CU83M menyusul melewati Bumi dengan ukuran yang lebih besar. Ukurannya diperkirakan mencapai 600 kaki (183 meter) di titik terluas yang terlihat dan akan melewati sekitar 4.320.000 mil (6.960.000 km) dari Bumi atau sekitar 18 kali jarak rata-rata antara Bumi dan Bulan.

img_title Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momen Muhasabah, Ini 7 Amalan yang Bisa Dilakukan

Batu luar angkasa kolosal ini akan melaju dengan kecepatan 13.153 mph (21.168 km per jam) saat mendekati Bumi pada Sabtu, 30 Juli pukul 19.37 ET atau Minggu, 31 Juli 2022 pukul 06.37 WIB.

Kedua pertemuan dekat ini secara signifikan lebih jauh dari Asteroid 2022 NF yang datang dalam jarak 56.000 mil (90.000 km) atau sekitar 23 persen jarak rata-rata antara Bumi dan Bulan pada 7 Juli kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

NASA bersama badan antariksa lainnya memantau dengan cermat ribuan objek dekat Bumi. Bahkan, jika lintasan asteroid menempatkannya jutaan mil dari Bumi, maka ada kemungkinan lintasannya akan berpapasan dengan Bumi.

Oleh karena itu, para agensi antariksa ini menganggap pertahanan Bumi sangatlah serius. Pada November 2021, NASA meluncurkan pesawat ruang angkasa yang mampu membelokkan asteroid yang disebut Double Asteroid Redirection Test (DART).

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut