Kopi Indonesia 'Terbang' ke Belanda

Macam Kopi Nusantara.
Sumber :
  • VIVA/ Lutfi Dwi Pujiastuti

VIVA – Indonesia merupakan salah satu produsen kopi terbesar di dunia. Perkembangan dan tren industri kopi nasional berada pada jalur dan trek positif. Dalam 10 tahun terakhir, industri kopi Indonesia tumbuh signifikan hingga 250 persen.

img_title Tak Cuma Dubai Chewy Cookie, Ini Tren Pastry Kekinian yang Bisa Dijadikan Teman Minum Kopi

Saat ini, Indonesia berada di posisi keempat sebagai produsen kopi terbesar di dunia. Kopi telah menjadi komoditas ekspor unggulan dan penghasil devisa terbesar ketiga setelah penjualan kelapa sawit dan karet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), melalui Project Management Office (PMO) Kopi Nusantara, turut berkontribusi dalam gelaran Pasar Kopi pada 1-7 September 2022 di Posthoornkerk, Amsterdam, Belanda.

img_title Usai Pamer Uang Sitaan Rp1 Triliun, Kejagung Kembali Periksa Saksi Kasus Lahan Inhutani

Dalam gelaran ini nantinya akan mengenalkan untaian perjalanan perkebunan dan industri kopi di Indonesia. Mulai pameran sejarah produksi, serta berbagai jenis kopi dan produk turunannya.

Pengunjung Pasar Kopi juga berkesempatan mencoba beragam kopi asli hasil perkebunan Indonesia.

img_title Tak Dipanggil Belanda, Bek Brighton Berdarah Indonesia Ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Dwi Sutoro menyatakan Pasar Kopi di Amsterdam sejalan dengan misi PMO Kopi Nusantara, yaitu memperbaiki ekosistem rantai pasok industri kopi dalam negeri.

"Jadi, kopi-kopi terbaik Indonesia dari lokasi pilot project, seperti Kopi Ijen dari Jawa Timur yang memiliki nilai historis dan indikasi geografis, akan ikut dalam gelaran Pasar Kopi di Amsterdam. Tentu ini akan menarik perhatian konsumen global," kata Dwi, yang juga Ketua PMO Kopi Nusantara, Selasa, 16 Agustus 2022.
Event Pasar Kopi di ibu kota Belanda ini diharapkan bisa mempertemukan konsumen mancanegara, khususnya Uni Eropa, dalam menikmati ragam kopi dari Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami ingin terciptanya business expansion yang lebih luas, sehingga Indonesia dapat menjadi eksportir utama produk kopi olahan untuk pasar dunia. Gelaran Pasar Kopi ini bisa jadi titik kontak yang ideal bagi para petani dan pelaku usaha kopi Indonesia untuk berkiprah di Eropa," jelas Suryo Tutuko, CEO Roemah Indonesia BV.

Sebagai informasi, PMO Kopi Nusantara bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kopi dalam negeri dengan skema program Makmur yang selama ini telah diterapkan di komoditas lain seperti padi, tebu, dan jagung.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut