UAV Raksasa China Sukses Mengudara

UAV QMX50 China.
Sumber :
  • Thailand Posts English

VIVA Tekno – Pesawat nirawak (unmanned aerial vehicle/UAV) near-space tenaga surya berbadan besar, QMX50, yang dikembangkan secara mandiri oleh China sukses dalam melakukan penerbangan perdananya di Yulin, Provinsi Shaanxi, China barat laut pada Sabtu, 3 September pekan lalu.

img_title China Pangkas Insentif Mobil Listrik

Aviation Industry Corporation of China (AVIC) pada Minggu, 4 September kemarin, menyampaikan bahwa QMX50 lepas landas pada pukul 17.50 waktu setempat dan mendarat dengan aman setelah melakukan penerbangan selama 26 menit, menurut AVIC, produsen pesawat terkemuka di negeri Tirai Bambu itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

QMX50 dikembangkan oleh AVIC First Aircraft Institute dan seluruh komponen sistem pesawat itu berada dalam kondisi baik setelah penerbangan perdana yang sukses tersebut, seperti dikutip dari situs Xinhua, Senin, 5 September 2022.

img_title Korban Tewas Banjir Bandang di Perbatasan Nepal-China Jadi 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang

Pesawat nirawak itu merupakan UAV ketinggian tinggi (high-altitude) berkecepatan rendah pertama dengan rasio aspek super tinggi, model UAV berbadan besar pertama dengan konfigurasi badan pesawat kembar dan platform UAV total listrik berbadan besar pertama yang sepenuhnya digerakkan oleh tenaga surya yang dikembangkan AVIC.

UAV QMX50 dapat melakukan misi penerbangan pada ketinggian tinggi dan durasi lama dengan menggunakan tenaga surya yang efisien dan ramah lingkungan.

img_title Sudah Enak Jualan Mobil di RI, Merek China Bakal Diminta Bangun Pabrik Sendiri

Selain itu, QMX50 juga dapat melakukan misi udara yang beragam, termasuk pengintaian di ketinggian tinggi, pemantauan kebakaran hutan, pemantauan lingkungan atmosfer, pemetaan geografis, serta relai komunikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penerbangan perdana QMX50 yang sukses telah meletakkan dasar yang kuat bagi pengembangan lebih lanjut dari UAV tenaga surya berbadan besar, kata AVIC, seraya menambahkan itu akan membantu pengembangan energi baru, material komposit, dan teknologi kontrol penerbangan China serta meningkatkan kemampuannya dalam melakukan misi near-space, wilayah antara atmosfer layak huni dengan luar angkasa.

Mesin V5 ZXMoto

China Mulai Berani Lawan Ducati, Siapkan Superbike untuk Balapan

ZXMoto asal China menyiapkan superbike bermesin V5 sekitar 1.000cc. Proyek ini menjadi sinyal pabrikan China mulai berani menantang Ducati, BMW, Kawasaki, dan Jepang.

img_title
VIVA.co.id
6 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut